Jokowi: Musuh Terbesar Bukan Virus Corona, Tapi Rasa Cemas dan Berita Hoaks

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2020 | 20:56 WIB
Jokowi: Musuh Terbesar Bukan Virus Corona, Tapi Rasa Cemas dan Berita Hoaks
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno menyampaikan keterangan pers di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak takut secara berlebihan dengan virus korona. Jokowi mengatakan berdasarkan data yang didapat lebih dari 94 persen penderita virus corona di berbagai negara dapat disembuhkan.

"Karena virus Corona dari data yang saya terima 94 persen lebih dan penderitanya dapat disembuhkan," ujar Jokowi dalam video yang diunggah Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (5/3/2020).

Dalam video tersebut, Jokowi juga memberikan tips atau cara mencegah penyebaran virus asal China.

Dalam video tersebut, Jokowi tampak mempraktekkan cara mencuci tangan dengan benar.

"Untuk itu kita perlu melakukan hal-hal seperti ini, pertama jangan lupa cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun," kata dia.

Selain mencuci tangan dengan benar, hal lain yang bisa dilakukan dengan menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Hal ini dikarenakan telapak tangan sering menyentuh berbagai macam benda dan rentan terkena virus.

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Tak hanya itu, perlunya menjaga jarak dengan siapapun yang batuk atau bersin karena virus korona dapat menyebar melalui tetesan cairan yang keluar saat batuk atau bersin. Berikutnya, berikan masker pada yang sakit agar tidak menular pada yang lain.

Menurut Jokowi, musuh terbesar saat ini bukanlah virus, melainkan rasa panik, ketakutan dan berita-berita bohong.

"Sebetulnya musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri, tapi rasa cemas, rasa panik, rasa ketakutan, dan berita-berita hoaks serta rumor. Kita sebenarnya harus yakin dengan fakta, informasi, solidaritas bersama, dan gotong royong," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Pastikan Police Line di Semua Lokasi Suspect Virus Corona Dilepas

Polisi Pastikan Police Line di Semua Lokasi Suspect Virus Corona Dilepas

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 20:45 WIB

Santai Hadapi Isu Corona, Luna Maya Mau Liburan ke Luar Negeri

Santai Hadapi Isu Corona, Luna Maya Mau Liburan ke Luar Negeri

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2020 | 20:40 WIB

Sebulan ke Depan, Liga Italia Dipastikan Tanpa Penonton di Stadion

Sebulan ke Depan, Liga Italia Dipastikan Tanpa Penonton di Stadion

Bola | Kamis, 05 Maret 2020 | 20:39 WIB

WNI Kena Corona, Kabareskrim Minta Dirjen Bea dan Cukai Tahan Ekspor Masker

WNI Kena Corona, Kabareskrim Minta Dirjen Bea dan Cukai Tahan Ekspor Masker

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 20:37 WIB

Terkini

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB