Wabah Corona, Ekspor Masker dari Indonesia ke Luar Negeri Dihentikan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:18 WIB
Wabah Corona, Ekspor Masker dari Indonesia ke Luar Negeri Dihentikan
Polisi kembali membekuk pelaku dugaan penimbunan masker di tengah merebaknya virus corona Covid-19. Pelaku berinisial FN (28) itu diduga menimbun masker sebanyak 32.100 helai. [Suara.com/Muahmmad Yasir]

Suara.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menghentikan ekspor masker untuk kebutuhan Corporate Social Responsibility (CSR) ke luar negeri. Hal ini dilakukan mengingat stok bahan baku untuk produksi masker kosong.

Direktur RNI (Persero) Eko Taufik Wibowo mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum memproduksi masker. RNI berencana memproduksi masker untuk jemaah haji Bulan Maret ini sekitar 5-7 juta masker.

"Kita melayani CSR dan permintaan ekspor, tidak boleh lagi ekspor dan terakhir untuk CSR BNI bagi TKI di Hong Kong, setelah itu kita tidak boleh lagi, kebutuhan masker hanya untuk Kimia Farma," ujar Eko Taufik Wibowo di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Namun ada kasus di mana bahan baku tidak bisa keluar karena stok bahan baku dari China kosong. Puluhan ribu masker yang ada di RNI saat ini merupakan stok lama.

"Sekarang tinggal 50 ribu, belum sempat produksi karena tidak ada bahan baku dari China mengingat sejak Januari sudah tidak boleh keluar bahan baku di sana. Stok yang ada kosong," kata Dirut RNI itu.

Terkait upaya pengadaan bahan baku masker yang diimpor dari Eropa, Eko menyampaikan bahwa saat ini belum ada respons dari produsen Eropa.

"Ada bahan baku dari Eropa, tapi belum ada jawaban. Responsnya nanti-nanti terus. Risikonya lebih mahal, komitmen belum detil," katanya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir berencana datangkan bahan baku masker dari Eropa jika stok bahan baku dari China untuk membuat perlengkapan kesehatan tersebut habis.

Namun Erick Thohir meminta masyarakat untuk memahami jika harga masker di waktu mendatang mengalami kenaikan, mengingat bahan baku untuk membuat masker berasal dari Eropa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Herbal Antivirus, Sejauh Mana Kemampuannya Mencegah Corona Covid-19?

Herbal Antivirus, Sejauh Mana Kemampuannya Mencegah Corona Covid-19?

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:13 WIB

Selain Driver Ojol, PRT dan Sopir di Batam Diisolasi karena Suspect Corona

Selain Driver Ojol, PRT dan Sopir di Batam Diisolasi karena Suspect Corona

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:52 WIB

Jejak Virus Corona di Batam, dari Orang Singapura, Ojek Online Hingga PRT

Jejak Virus Corona di Batam, dari Orang Singapura, Ojek Online Hingga PRT

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:38 WIB

Diisolasi Habis dari Korsel, 1 dari Anggota Keluarga Suspect Corona Membaik

Diisolasi Habis dari Korsel, 1 dari Anggota Keluarga Suspect Corona Membaik

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:24 WIB

Akhirnya! Driver Ojek Online Suspect Corona di Batam Ditemukan

Akhirnya! Driver Ojek Online Suspect Corona di Batam Ditemukan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:21 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB