Jejak Virus Corona di Batam, dari Orang Singapura, Ojek Online Hingga PRT

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:38 WIB
Jejak Virus Corona di Batam, dari Orang Singapura, Ojek Online Hingga PRT
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Pintu masuk ke Indonesia dari Batam sempat diperketat karena wabah virus corona. Singapura menjadi negara yang terjangkit di Asia Tenggara.

Ada cerita, seorang warga negara Singapura positif virus corona setelah berkunjung ke Batam. Virus itu baru ketahuan bersarang di tubuhnya saat dia di Singapura.

Jejak warga Singapura ke Batam pun terendus saat ketahuan, dia sempat kontak langsung dengan sejumlah warga Indonesia di Batam.

Salah satunnya sopir ojek online. Dua orang driver ojek online yang berhubungan langsung dengan orang Singapura itu sempat kabur dari karantina. Namun kekinian mereka ditemukan. Mereka kini sudah menjalani karantina di Batam.

Keduanya sempat kabur dan menghilang dikarantina dengan alasan ekonomi. Namun petugas Dinas Kesehatan Kota Batam akhirnya berhasil menarik keduanya ke lokasi karantina.

“Driver ojol yang satunya sudah masuk dari kemarin, sedangkan yang satu lagi sudah masuk juga, dijemput hari ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi kepada Batamnews.

Keduanya memang sempat melakukan kontak dengan salah satu pasien yang positif terjangkit virus corona. Pasien itu kini dirawat di Singapura. WN Singapura ini berinisial VP, dan merupakan kasus 103 di negara asalnya yang memiliki riwayat perjalanan ke Batam.

Selama berada di Batam pada tanggal 20-23 Februari 2020, VP melakukan kontak erat dengan sopir dan asisten rumah tangga (ART). Setelah itu, otoritas kesehatan Batam menelusuri siapa saja yang melakukan kontak dengan sopir dan ART dari VP tersebut.

Hasilnya sopir berinisial P, melakukan kontak erat dengan istri dan kedua anaknya. Sementara ART berinisial CSS melakukan kontak erat dengan 10 orang, termasuk di antaranya dua orang driver ojek online.

“Sopir dan 3 anggota keluarganya dikarantina di rumah. Sedangkan ART dan orang melakukan kontak dengannya dikarantina di Asrama Haji,” kata Didi.

Namun dalam penelusuruan tersebut, driver ojek online yang melakukan kontak dengan CSS sempat mengalami kendala untuk menjalani masa karantina. Akibatnya driver ojol tersebut terlambat untuk dikarantina, selang beberapa hari dengan yang lain. Didi memastikan secara keseluruhan mereka sudah dikarantina.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisolasi Habis dari Korsel, 1 dari Anggota Keluarga Suspect Corona Membaik

Diisolasi Habis dari Korsel, 1 dari Anggota Keluarga Suspect Corona Membaik

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:24 WIB

Akhirnya! Driver Ojek Online Suspect Corona di Batam Ditemukan

Akhirnya! Driver Ojek Online Suspect Corona di Batam Ditemukan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:21 WIB

Antisipasi Virus Corona, Tak Ada Jabat Tangan Sebelum Laga Premier League

Antisipasi Virus Corona, Tak Ada Jabat Tangan Sebelum Laga Premier League

Bola | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:13 WIB

Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi

Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:52 WIB

Lawan Wabah Corona dengan Berolahraga, Mahfud MD Selipkan Video TikTok Seru

Lawan Wabah Corona dengan Berolahraga, Mahfud MD Selipkan Video TikTok Seru

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:44 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB