Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:47 WIB
Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Foto: KCNA / via AFP)

Suara.com - Korea Utara ancam menembak orang-orang dari China yang melewati perbatasan karena virus corona.

Hal tersebut dinyatakan oleh otoritas China yang menghimbau warganya untuk menjauh dari perbatasan Korea Utara.

Mengutip Reuters, warga China mengumumkan sebuah pemberitahuan tertulis untuk menjauhi perbatasan Korea Utara karena negara tersebut sangat serius tangani corona.

"Kami diberitahu bahwa kami mungkin akan terbunuh jika terlalu dekat dengan daerah perbatasan," kata seorang pemilik restoran di Jian, kota perbatasan China-Korut.

"Warga kota Jian dan Baishan di China diperingatkan bahwa orang yang terlalu dekat dengan perbatasan mungkin akan ditembak," menurut tiga orang warga pada Reuters.

Warga dilarang memancing, merumput, atau membuang sampah di dekat sungai Yulu (pembatas antara China-Korut).

Karena virus corona, Korut juga meminta China untuk memperketat kontrol perbatasan kalau tidak mau warga negaranya tertembak dan terbunuh.

"Organ-organ keamanan publik akan memantau perbatasan 24 jam sehari dan siapa pun yang melanggar akan menghadapi penahanan administratif" kata Polisi China.

Seorang pejabat propaganda Jian, yang menolak disebutkan namanya menyatakan bahwa Pemerintah China memang mengeluarkan pengumuman, yang berbunyi:

"Selama periode pencegahan epidemi, kegiatan apa pun termasuk memancing di Sungai Yalu atau berteriak ke Korea Utara di seberang sungai sangat dilarang."

Korea Utara memberlakukan larangan masuk yang ketat selama epidemi global terakhir, termasuk wabah ebola 2014.

Meskipun belum melaporkan kasus virus corona, tetapi para ahli mengatakan negara itu sudah mengambil langkah-langkah serius.

Negara di bawah pimpinan diktator Kim Jong Un itu mulai membatasi perjalanan dan perdagangan dari China.

Sebagian besar penerbangan dan kereta api keluar-masuk Korea Utara telah dibatasi, bahkan para diplomat asing di Pyongyang dikarantina selama sebulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Surabaya, Kini Bali Tolak Kapal Pesiar Viking Sun karena Corona

Setelah Surabaya, Kini Bali Tolak Kapal Pesiar Viking Sun karena Corona

Jatim | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:27 WIB

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Foto | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:17 WIB

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:16 WIB

Apple dan Google Mulai Tolak Aplikasi Virus Corona

Apple dan Google Mulai Tolak Aplikasi Virus Corona

Tekno | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:13 WIB

Terkini

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB