Jadi Tujuan Wisatawan Dunia, Bali Tidak Punya Alat Deteksi Virus Corona

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:54 WIB
Jadi Tujuan Wisatawan Dunia, Bali Tidak Punya Alat Deteksi Virus Corona
Pasien diduga terinfeksi virus corona keluar dari ruang IGD Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang. (ist)

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengakui bila wilayahnya tidak memiliki alat untuk mendeteksi virus corona. Padahal, Bali merupakan salah satu tujuan favorit wisatawan mancanegara yang paling berisiko tinggi terpapar virus tersebut.

Ketut mengatakan tidak ada satupun laboratorium di Bali yang mampu mendeteksi virus corona. Pemeriksaan virus tersebut hanya bisa dilakukan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Jakarta.

Sehingga, sampel virus corona dari pasien terduga terinfeksi harus dibawa ke Jakarta terlebih dahulu. Hal itu memakan waktu yang tidak sebentar.

"Karena ini virus baru, kami belum memiliki kemampuan mendeteksinya. Sampel dari semua provinsi diuji di Litbangkes," kata Ketut dikutip dari 9news, Jumat (6/3/2020).

Setelah sampel tiba di Jakarta, sampel tersebut akan diuji oleh tim. Nantinya, hasil pengujian yang dibawa ke Jakarta akan dikembalikan dalam dua hari.

Hingga kini setidaknya sudah ada 35 sampel dari penduduk lokal dan asing yang telah dikirim ke Litbangkes, di mana 12 diantaranya masih menunggu hasil dari Litbangkes.

Adapun 10 sampel yang masih diperiksa merupakan sampel dari WN asal Jepang, Rusia, Slovakia, Denmark dan Inggris.

Tak hanya terkendala alat pengujian, Bali juga hanya memiliki sembilan ruang isolasi dengan fasilitas yang mumpuni. Meski demikian, jika angka infeksi virus corona lebih tinggi dari jumlah ruang isolasi yang ada, Ketut akan menunjuk seluruh rumah sakit untuk merawat pasien terinfeksi.

Ketut meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan hal itu. Ia memastikan penanganan virus corona di Bali akan dilakukan secara maksimal.

baca juga

Ia juga mengklaim tenaga medis Bali sudah memiliki pengalaman yang handal dalam menangani virus serupa seperti SARS dan flu burung.

"Saya mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan takut karena panik dan ketakutan lebih berbahaya dari virus corona," ungkapnya.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Foto | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:17 WIB

Menpora Sambut Rencana Mobil Masjid untuk Promosi Indonesia

Menpora Sambut Rencana Mobil Masjid untuk Promosi Indonesia

Sport | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:17 WIB

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:16 WIB

Buruh Serbu Kantor Satpol PP Blitar, Protes Gajinya Disunat Rp 100 Ribu

Buruh Serbu Kantor Satpol PP Blitar, Protes Gajinya Disunat Rp 100 Ribu

Jatim | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:16 WIB

Orasi FPI ke Jokowi: China Corona Bersikap, Muslim Dibantai Cicing Wae!

Orasi FPI ke Jokowi: China Corona Bersikap, Muslim Dibantai Cicing Wae!

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:10 WIB

Sindir Jokowi, Massa FPI: China Kena Corona Bantu, Kasus Muslim India Diam!

Sindir Jokowi, Massa FPI: China Kena Corona Bantu, Kasus Muslim India Diam!

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:08 WIB

Cerita Menko Airlangga Malam-malam Temui SBY Bahas RUU Omnibus Law

Cerita Menko Airlangga Malam-malam Temui SBY Bahas RUU Omnibus Law

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×