Viral Sopir Taksol Bikin Ruang Isolasi dalam Mobil karena Takut Corona

Iwan Supriyatna | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2020 | 20:11 WIB
Viral Sopir Taksol Bikin Ruang Isolasi dalam Mobil karena Takut Corona
Sopir taksol bikin ruang isolasi dalam mobil. (Facebook/Xiao Ma Bay)

Suara.com - Seorang sopir taksi online (taksol) di Singapura mendadak menuai perhatian warganet setelah membuat ruang 'isolasi' dalam kendaraan. Aksi ini dilakukan di tengah wabah virus corona yang mengancam negaranya.

Kisah sopir taksol tersebut viral di media sosial, setelah dibagikan oleh pengguna Facebook Xiao Ma Bay belum lama ini.

Dalam unggahan itu, Xiao bercerita mengalami kejadian unik saat memesan Grab dari Hougang menuju pusat perbelanjaan Kinex di Paya Lebar. Ia tercengang dengan kelakukan sopir taksol yang mengantarnya.

Xiao membagikan swafoto dirinya ketika berada dalam mobil yang memiliki desain berbeda dar  kendaraan pada umumnya.

Tampak seorang opir taksol yang memakai kemeja biru duduk di belakang kemudi. Namun di belakang dan samping tempat duduk sopir tersebut terpasang plastik bening berukuran besar.

Plastik itu menjulur dari atas sampai bawah kursi sehingga mirip seperti ruang isolasi. Sopir itu disebut-sebut menghindari kontak langsung dengan penumpang untuk mencegah penularan virus corona.

Sopir taksol bikin ruang isolasi dalam mobil. (Facebook/Xiao Ma Bay)
Sopir taksol bikin ruang isolasi dalam mobil. (Facebook/Xiao Ma Bay)

Tak hanya ruang isolasi, dalam mobil itu juga disediakan hand sanitizer bagi penumpang. Benda itu terpasang di bagian belakang kursi penumpang.

Kontan saja, aksi sopir taksol tersebut mengundang atensi warganet yang justru memberikan komentar lucu seperti berikut.

"Aku hanya penasaran bagaiman cara penumpang membayar sopir itu," kata Silver Moon.

"Serius ini? Poin penting dari aksi ini adalah bagaimana cara melakukan pembayaran," timpal Raiden Francois Hadi.

"Bagaiman dia mengambil uang saat penumpang membayar tunai?"celoteh Fadominic Olsen.

Langkah Cepat Singapura Tangani Corona yang Mestinya Ditiru Indonesia

Pemerintah Singapura mengawal dengan ketat orang-orang yang masuk ke negara tersebut dengan pengecekan temperatur baik melalui transportasi darat, laut, hingga udara.

Singapura juga menggunakan mekanisme pelacakan kontak yang canggih untuk melacak siapa saja orang yang berhubungan dengan para pasien positif corona. Kemudian, merumahkan orang-orang yang baru datang dari China selama 14 hari.

Seperti yang dinyatakan dalam Straits Times, Pemerintah Singapura memberikan 4 masker untuk setiap keluarga di mana masker hanya digunakan saat merasa sakit.

"Kami akan memiliki persediaan masker yang cukup di Singapura, asalkan kita semua menggunakannya secara bertanggung jawab, " kata Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong seperti dikutip dari BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 WNI Terbelit Kasus Teroris di Singapura, Diputus Bersalah

3 WNI Terbelit Kasus Teroris di Singapura, Diputus Bersalah

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 16:37 WIB

Viral Finalis Puteri Indonesia 2020 Tak Hafal Pancasila, Ini Klarifikasinya

Viral Finalis Puteri Indonesia 2020 Tak Hafal Pancasila, Ini Klarifikasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2020 | 14:15 WIB

Anti Mainstream Potong Kue Ultah Pakai Celurit, Warganet: Bacok Kuenya

Anti Mainstream Potong Kue Ultah Pakai Celurit, Warganet: Bacok Kuenya

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 14:16 WIB

Kelewat Mantap! Remaja Ini Potong Kue Ulang Tahun Pakai Celurit

Kelewat Mantap! Remaja Ini Potong Kue Ulang Tahun Pakai Celurit

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB