Satu Politikus Terkemuka Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 08 Maret 2020 | 14:54 WIB
Satu Politikus Terkemuka Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona
Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Petinggi Partai Demokratik Italia, Nicola Zingaretti, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dia menjadi politikus terkemuka Italia yang pertama terinfeksi Covid-19.

Kabar yang beredar Sabtu (7/3) tersebut muncul di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan pengendalian pemerintah tidak berhasil mencegah penyebaran virus dari Italia utara.

Warga Italia semakin kecewa ketika mengetahui dari Badan Perlindungan Sipil bahwa jumlah kematian akibat virus corona telah melonjak.

Menurut berbagai laporan, dengan meningkatnya kasus yang dikonfirmasi, pemerintah Italia akan secara drastis memperluas larangan keluar masuk beberapa wilayah tertentu.

Kekinian, larangan keluar masuk diterapkan di 11 kota di utara. Sebuah rancangan dekrit, yang belum disetujui pemerintah, akan memperluas larangan itu ke seluruh wilayah Lombardy dan 11 provinsi di wilayah di dekatnya.

Menurut laporan media Italia, larangan keluar-masuk itu akan berlaku untuk Milan dan Venice hingga 3 April.

Belum jelas kapan larangan itu akan dimulai, tetapi surat kabar Corriere Della Sera mengatakan akan diberlakukan “segera.”

Zingaretti mengumumkan dia positif mengidap COVID-19 lewat sebuah video yang diunggah ke laman Facebook-nya.

“Saya juga mengidap virus corona,” kata Zingaretti.

“Saya baik-baik saja, maka itu saya dikarantina di rumah. Dari sini, saya akan terus melakukan apa yang bisa saya lakukan. Keluarga saya juga mengikuti protokol, dan ASL (otoritas kesehatan setempat) menghubungi orang-orang yang pernah melakukan kontak dekat dengan saya dalam beberapa hari belakangan untuk melakukan pengecekan. Saya selalu mengatakan ‘jangan panik’ dan bahwa kita akan melawan penyakit ini,” kata Zingaretti menambahkan.

Partai Demokratik berkuasa di Italia dalam sebuah pemerintahan koalisi dengan Gerakan Lima Bintang.

Hingga Sabtu (7/3), pihak berwenang Italia melaporkan 5.883 kasus yang dikonfirmasi, angka tertinggi keempat setelah China, Korea Selatan dan Iran.

Dari angka itu, 233 orang telah meninggal dunia. Italia telah melakukan 36,359 tes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tisu Basah Bayi Tidak Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Alasannya!

Tisu Basah Bayi Tidak Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Alasannya!

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 14:52 WIB

Deteksi Virus Corona, Eijkman Usul Pemerintah Gandeng RS Swasta

Deteksi Virus Corona, Eijkman Usul Pemerintah Gandeng RS Swasta

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 14:08 WIB

Setelah Empon-empon, Ubaya Ciptakan Lidah Buaya Jadi Penangkal Virus Corona

Setelah Empon-empon, Ubaya Ciptakan Lidah Buaya Jadi Penangkal Virus Corona

Jatim | Minggu, 08 Maret 2020 | 13:55 WIB

Anjing dan Kucing Tak Mungkin Tularkan Virus Corona Covid-19, Ini Alasannya

Anjing dan Kucing Tak Mungkin Tularkan Virus Corona Covid-19, Ini Alasannya

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 14:08 WIB

Tangkal Virus Corona, BNPB Ajak Umat Muslim Bawa Sajadah Sendiri saat Salat

Tangkal Virus Corona, BNPB Ajak Umat Muslim Bawa Sajadah Sendiri saat Salat

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB