Mulai Ditolak Warga Sawah Besar, KPAI Khawatirkan Masa Depan NF

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 09 Maret 2020 | 17:13 WIB
Mulai Ditolak Warga Sawah Besar, KPAI Khawatirkan Masa Depan NF
Foto gadis pembunuh Sawah Besar di Instagram. (dok pribadi)

Suara.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengaku pihaknya sangat khawatir dengan kondisi NF, gadis belia yang membunuh dan memasukan jasad APA, anak perempuan berusia lima tahun di lemari kamarnya.

Menurutnya, sejak kasus ini mencuat, NF mulai mendapatkan penolakan dari tetangganya. Tetangga sekitar rumah NF disebutnya tak lagi menginginkan kehadiran NF kembali ke Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Saya juga mendengar dari wawancara sebuah radio yang mewawancarai tetangga, dan para tetangga itu menolak kehadiran anak itu kembali ke dalam lingkungan," ujar Retno di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Retno mengatakan penolakan ini muncul karena adanya stigma yang berasal dari informasi soal pembunuhan yang dilakukan NF.

Ia meminta agar kedepannya tak lagi ada pemberitaan yang mengeksploitasi tersangka karena akan memiliki dampak buruk bagi sekitarnya.

"Sebaiknya tidak usah dicari-cari juga sekolah di mana dan yang lain-lain, karena pasti akan memunculkan stigma juga kepada pihak sekolah dan anak di sekolah tersebut," jelasnya.

Selain itu, masa depan NF juga disebutnya mulai terancam karena penolakan ini. Padahal, NF disebutnya memiliki banyak prestasi dan bakat seperti menggambar, tenis meja, dan lainnya.

"Yang bersangkutan masih memiliki tumbuh kembang lebih baik dan masa depan yang panjang. Itu hemat kami menjadi komitmen kita semua termasuk tetangga dan masyarakat," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Dorong Adik Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar Turut Direhabilitasi

KPAI Dorong Adik Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar Turut Direhabilitasi

Video | Senin, 09 Maret 2020 | 17:11 WIB

Video NF Gadis Pembunuh Bocah Viral, Lagu Latarnya Jadi Sorotan

Video NF Gadis Pembunuh Bocah Viral, Lagu Latarnya Jadi Sorotan

News | Senin, 09 Maret 2020 | 16:48 WIB

Siswi SMP Simpan Mayat Bocah di Lemari, KPAI: Guru BK Harusnya jadi Benteng

Siswi SMP Simpan Mayat Bocah di Lemari, KPAI: Guru BK Harusnya jadi Benteng

News | Senin, 09 Maret 2020 | 16:37 WIB

Curhatan NF: Mau Bunuh Bayi hingga Aku Selalu Mencintaimu

Curhatan NF: Mau Bunuh Bayi hingga Aku Selalu Mencintaimu

News | Senin, 09 Maret 2020 | 16:34 WIB

KPAI: Adik Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar Harus Dapat Perhatian Psikolog

KPAI: Adik Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar Harus Dapat Perhatian Psikolog

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 16:03 WIB

Kriminolog: NF Pembunuh Balita Bisa Saja Dipantau Jiwanya Seumur Hidup

Kriminolog: NF Pembunuh Balita Bisa Saja Dipantau Jiwanya Seumur Hidup

News | Senin, 09 Maret 2020 | 16:01 WIB

KPAI Sebut Gadis Pembunuh Anak di Sawah Besar Perlu Diperhatikan

KPAI Sebut Gadis Pembunuh Anak di Sawah Besar Perlu Diperhatikan

News | Senin, 09 Maret 2020 | 15:32 WIB

Pembunuh Bocah di Lemari Masih Anak-anak, NF Harus Diperlakukan Khusus

Pembunuh Bocah di Lemari Masih Anak-anak, NF Harus Diperlakukan Khusus

News | Senin, 09 Maret 2020 | 14:35 WIB

Bunuh Bocah dalam Lemari, Psikolog Anak: NF Tak Bisa Dikategorikan Psikopat

Bunuh Bocah dalam Lemari, Psikolog Anak: NF Tak Bisa Dikategorikan Psikopat

News | Senin, 09 Maret 2020 | 14:07 WIB

Polisi Janji Beberkan Hasil Pemeriksaan Psikologis Gadis Pembunuh NF

Polisi Janji Beberkan Hasil Pemeriksaan Psikologis Gadis Pembunuh NF

News | Senin, 09 Maret 2020 | 13:10 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×