Mahfud MD: Bangsa Indonesia Harus Terima Permintaan Maaf Raja Belanda

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 10 Maret 2020 | 21:32 WIB
Mahfud MD: Bangsa Indonesia Harus Terima Permintaan Maaf Raja Belanda
Raja Belanda Willem Alexander (kiri) didampingi Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti (tengah) berbincang dengan Direktur Oorlogs Graven Stichting (Yayasan Makam Kehormatan Belanda) Robbert Van De Rijdt (kanan) saat berkunjung ke Ereveld Menteng Pulo, Jakarta, Selasa (10/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Raja Belanda Willem Alexander secara resmi meminta maaf kepada Indonesia atas kekerasan yang dilakukan pada masa penjajahan.

Sang raja mengajukan permintaan maaf tersebut saat bertemu dengan Presiden Jokowi, Selasa (10/3/2020).

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan MD menilai, sudah sepatutnya Indonesia bersikap beradab, yakni menerima permintaan maaf tersebut.

Mahfud menanggapi positif permintaan maaf yang disampaikan Raja Belanda tersebut. Kata Mahfud, permohonan maaf itu harus diterima dengan lapang dada.

"Ya bagus lah, kita bangsa beradab. Ada orang minta maaf ya harus diberi maaf," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Pada hari yang sama, Mahfud juga sempat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda Stephanus Abraham Blok. Mahfud menyatakan tidak ada pembahasan soal permintaan maaf itu.

Namun dalam pertemuan itu, Mahfud mengaku kedua belah pihak membahas soal kerja sama antardua negara dalam bidang pendidikan dan hukum.

Alasan Mahfud membahas kerjasama di bidang hukum karena ia memiliki pengalaman. Mahfud mengaku menjadi alumni kerjasama hukum Indonesia - Belanda pada 1987.

Saat itu ialah menjalani sekolah administrasi dan merasakan pertukaran pelajar ataupun pengajar.

"Saya katakan dihidupkan lagi karena bisa melahirkan orang-orang yang lumayan, jadi profesor, Ketua MK, Menko Polhukam, saya bilang hidupkan dong kerjasama begitu.”

Untuk diketahui, Kerajaan Belanda menyampaikan permohonan maaf kepada Indonesia atas kekerasan yang berlebihan pada masa penjajahan.

Permohonan maaf itu disampaikan Raja Belanda Willem Alexander dengan didampingi Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).

“Selaras dengan pernyataan pemerintahan saya sebelumnya, saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut,” kata Raja Belanda Willem Alexander dalam pernyataan pers.

Untuk diketahui, Raja dan Ratu Belanda melakukan kunjungan kenegaraan khusus ke Indonesia pada 9-13 Maret 2020 dengan disertai rombongan pengusaha dalam jumlah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MA Vonis Lepas Karen Agustiawan, Mahfud MD: Inkrah, Harus Diikuti

MA Vonis Lepas Karen Agustiawan, Mahfud MD: Inkrah, Harus Diikuti

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 20:21 WIB

Raja Belanda Akan Datangi Kampoeng Cyber, Begini Persiapan Warga Tamansari

Raja Belanda Akan Datangi Kampoeng Cyber, Begini Persiapan Warga Tamansari

Jogja | Selasa, 10 Maret 2020 | 19:35 WIB

Bakal Dikunjungi Raja Belanda, Ini Fakta tentang Kampoeng Cyber Jogja

Bakal Dikunjungi Raja Belanda, Ini Fakta tentang Kampoeng Cyber Jogja

Jogja | Selasa, 10 Maret 2020 | 18:54 WIB

Wisata Keraton Jogja Tutup Rabu Besok untuk Sambut Raja Belanda

Wisata Keraton Jogja Tutup Rabu Besok untuk Sambut Raja Belanda

Jogja | Selasa, 10 Maret 2020 | 17:40 WIB

Raja dan Ratu Belanda Ziarah Kubur ke TPU Menteng Pulo

Raja dan Ratu Belanda Ziarah Kubur ke TPU Menteng Pulo

Foto | Selasa, 10 Maret 2020 | 17:27 WIB

Belanda Pernah Menjajah Indonesia, Raja Willem Menyesal di Hadapan Jokowi

Belanda Pernah Menjajah Indonesia, Raja Willem Menyesal di Hadapan Jokowi

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:32 WIB

Soal RUU Omnibus Law, Mahfud: Nggak Ada Urusan dengan China

Soal RUU Omnibus Law, Mahfud: Nggak Ada Urusan dengan China

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 13:14 WIB

Sempat Hilang, Raja Belanda Kembalikan Keris Pangeran Diponegoro ke Jokowi

Sempat Hilang, Raja Belanda Kembalikan Keris Pangeran Diponegoro ke Jokowi

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 13:13 WIB

Mahfud MD Curhat Gagal jadi PNS Kemenag: Teman Saya Gak Pintar Masuk Semua

Mahfud MD Curhat Gagal jadi PNS Kemenag: Teman Saya Gak Pintar Masuk Semua

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:53 WIB

Sambut Raja dan Ratu Belanda di Istana, Jokowi Ajak Cucu Sedah Mirah

Sambut Raja dan Ratu Belanda di Istana, Jokowi Ajak Cucu Sedah Mirah

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB