Ungkapkan Pembusukan Politik, Rocky Gerung Prediksi Rezim Tak Sampai 2024

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Rabu, 11 Maret 2020 | 14:27 WIB
Ungkapkan Pembusukan Politik, Rocky Gerung Prediksi Rezim Tak Sampai 2024
Rocky Gerung

Suara.com - Akademisi Rocky Gerung tanggapi pernyataan Syahganda Nainggolan yang prediksi rezim Jokowi hanya bertahan 6 bulan. Dalam hal ini, Rocky juga menyatakan bahwa pemerintah tidak akan sampai tahun 2024.

"Saya juga bikin analiss kalau pemerintahan presiden enggak akan sampai 2024. Semeseter ini tanda keretakan akan muncul," ujar Rocky di chanel YouTube resminya.

Tanda keretakan yang muncul itu, menurut Rocky akan diperparah dengan peristiwa-peristiwa tak terduga.

"Turunnya kreativitas ekonomi karena virus, berhentinya global supply chain sedunia karena pusat produksi China terkait Eropa yang tak bisas terpenuhi."

"Seluruh keadaan bangsa ini masih melanjutkan konflik pascapemilu diperparah oleh variebel yang baru ini yaitu probrel pendemi," ujar Rocky.

Ia menambahkan, bahwa keretakan pemerintah akan didukung oleh berbagai faktor.

"Karena tuntutan bayar utang, keakraban negara compang-camping, keterampilan rezim menampilkan diskursus bermutu enggak ada cuma ada slogan salam pancasila berantas radikalisme," kata dia.

Prediksi jatuhnya pemerintah menurutnya didukung juga oleh fenomena pembusukan politik.

"Indonesia mengalami pembusukan politik, orang marah kalau saya bilang begini. Bukan saya yang menginginkan tapi rezim sendiri sedang melakukan angkah-langkah ke arah pembusukan itu," kata dia lagi.

baca juga

Karena pembusukan politik itu, Rocky kemudian menegaskan, bahwa ungkapan Syahganda tentang jatuhnya pemerintah dalam waktu 6 bulan menjadi hal yang masuk akal.

"Ya masuk akal aja, karena variabel sosial misalnya keakraban bernegara ada keteganang etnis, agama enggak tau bagaimana. Ada virus bukanya ada kebersamaan malah ada segregasi kan," ujarnya.

"Perdamaian politik ada, tapi perdamaian batin tidak ada itu bukan salah rakyat tapi pemerintah," tambanya.

Menurut Rocky, pemerintah yang tidak bisa membaca tanda-tanda pembusukan politik disebabkan karena melumpuhkan potensi oposisi.

"Pemerintah mengambil alih potensi oposisi memasukkan suara oposisi ke dalam kabniet. Karena enggak ada oposisi sinyal pembusukan (politik) itu tidak bisa dilihat pemerintah," katanya.

Dengan keadaan-keadaan tersbeut, Rocky menyatakan bahwa pemerintah bisa jatuh dengan kebijakannya sendiri.

"Pemerintah bisa berhenti di tengah jalan, macet atau lockdown oleh kebijakannya sendiri nanti," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Gandeng Mesra Tangan Iriana, Warganet Protes: Saya Jomblo, Pak!

Jokowi Gandeng Mesra Tangan Iriana, Warganet Protes: Saya Jomblo, Pak!

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2020 | 08:00 WIB

Aktivis KawalCOVID Minta Jokowi Segera Lockdown Negara Indonesia

Aktivis KawalCOVID Minta Jokowi Segera Lockdown Negara Indonesia

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:01 WIB

Yuk Cuci Tangan ala Iriana Jokowi, Bisa Cegah Covid-19 Sambil Berdendang!

Yuk Cuci Tangan ala Iriana Jokowi, Bisa Cegah Covid-19 Sambil Berdendang!

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 13:53 WIB

Sambut Raja dan Ratu Belanda di Istana, Jokowi Ajak Cucu Sedah Mirah

Sambut Raja dan Ratu Belanda di Istana, Jokowi Ajak Cucu Sedah Mirah

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×