Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 11 Maret 2020 | 18:01 WIB
Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban
Rumah NF, gadis berusia 15 tahun pembunuh balita berinisial APA di Sawah Besar, Jakarta. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Keluarga APA, bocah yang dibunuh dan dimasukan ke dalam lemari menyayangkan sikap keluarga NF meski sudah meminta maaf atas tindakan keji anaknya.

Pengacara korban, Azham Khan seperti diberitakan Terkini.id--jaringan Suara.com, menyampaikan, keluarga pelaku tak meminta maaf secara langsung dengan keluarga kliennya.

Bahkan, menurutnya, permintaan maaf itu baru dilakukan saat keluarga menghubungi ayah NF.

"Kok yang sadar malah ini (keluarga korban untuk menghubungi lebih dahulu)," kata Azham, Selasa (10/3/2020).

Dia pun tak mengerti maksud dan tujuan ayah korban menelepon keluarga NF. Pun demikian dengan isi percakapan antara kedua keluarga tersebut.

"Ya tentu tujuannya mau gimana ini, kan begitu. Cuma mau diurai dengan kata-kata gimana juga bingung. Saya pikir gimana ya, susah diurai dengan kata-kata,” kata dia.

R, ibu korban juga mengakui jika ayah NF menyampaikan permintaan maaf itu ketika dihubungi suaminya. Namun demikian, dia menyayangkan jika hingga kini keluarga pelaku belum mau bertemu langsung untuk meminta maaf atas perbuatan NF kepada anaknya.

"Ayah pelaku minta maaf ke ayah korban lewat telepon," katanya.

Sebelumnya, warga di Sawah Besar, Jakarta Pusat digegerkan dengan mayat bocah enam tahun di dalam sebuah lemari rumah warga.

baca juga

Kasus ini terkuak setelah gadis belia berinisial NF menyerahkan diri ke kantor polisi pada Jumat (6/3/2020). Kepada polisi NF mengaku puas telah membunuh korban di rumahnya pada Kamis (5/3/2020), pekan lalu. 

Bahkan, dia mengakui tidak menyesal seusai menyumpal dan menyekap korban berinisial APA hingga tewas dalam lemari. Sebelumnya, ia juga membenamkan korban ke bak air di kamar mandi.

"Si pelaku ini dengan sadar diri menyatakan telah membunuh dan menyatakan ‘saya tidak menyesal tapi saya merasa puas’," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020) sore.

Selain itu, NF mengaku pembunuhan sadis yang ia lakukan terispirasi dari film.

Terkini, polisi masih memeriksa kondisi kejiwaan NF untuk menentukan status hukum gadis tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:50 WIB

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:41 WIB

Telisik Film Thriller Kesukaan NF, RS Polri: Bisa Bikin Orang Tak Berempati

Telisik Film Thriller Kesukaan NF, RS Polri: Bisa Bikin Orang Tak Berempati

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:33 WIB

Kasus Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun, Ketua KPI: Sadis, Saya Bergidik

Kasus Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun, Ketua KPI: Sadis, Saya Bergidik

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:28 WIB

NF Bunuh Bocah Usai Nonton Film, Jajang C Noer: Bukan Itu Penyebabnya

NF Bunuh Bocah Usai Nonton Film, Jajang C Noer: Bukan Itu Penyebabnya

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:21 WIB

Kasus Pembunuhan di Sawah Besar, Kriminolog: NF Juga Korban dari Lingkungan

Kasus Pembunuhan di Sawah Besar, Kriminolog: NF Juga Korban dari Lingkungan

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:22 WIB

Ngaku Tak Menyesal usai Bunuh Bocah, Sudjiwo Tedjo Duga NF Delusi

Ngaku Tak Menyesal usai Bunuh Bocah, Sudjiwo Tedjo Duga NF Delusi

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 13:52 WIB

Pembunuhan di Sawah Besar, Sudjiwo Tedjo Kritik Sistem Tata Kota Indonesia

Pembunuhan di Sawah Besar, Sudjiwo Tedjo Kritik Sistem Tata Kota Indonesia

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 11:56 WIB

Pakar Grafolog Ungkap Analisis Tulisan Tangan ABG Pembunuh di Sawah Besar

Pakar Grafolog Ungkap Analisis Tulisan Tangan ABG Pembunuh di Sawah Besar

Health | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:46 WIB

Gadis Bunuh Balita di Sawah Besar, Psikolog: Lingkungan Juga Punya Andil

Gadis Bunuh Balita di Sawah Besar, Psikolog: Lingkungan Juga Punya Andil

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba

Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan

850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

7 Cara Daftar Kuota Antrean Aplikasi M-Paspor, Apa Saja Dokumennya?

7 Cara Daftar Kuota Antrean Aplikasi M-Paspor, Apa Saja Dokumennya?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?

Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Peugeot Motorcycles Akui Pede Bersaing di Segmen Skutik Premium dengan Mesin 125 cc

Peugeot Motorcycles Akui Pede Bersaing di Segmen Skutik Premium dengan Mesin 125 cc

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Tawuran Maut di Kebon Jeruk: 19 Orang Ditangkap, Pelaku Siram Air Keras Diburu

Tawuran Maut di Kebon Jeruk: 19 Orang Ditangkap, Pelaku Siram Air Keras Diburu

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat

Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:08 WIB

×