RS Italia Kewalahan Tangani Corona, Dokter Curhat: Seperti Hadapi Tsunami

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 11 Maret 2020 | 19:04 WIB
RS Italia Kewalahan Tangani Corona, Dokter Curhat: Seperti Hadapi Tsunami
Postingan Daniele Macchini, dokter di Italia tentag virus corona (Facebook Daniele Macchini)

Suara.com - Meninggkatnya jumlah kasus virus corona baru (COVID-19) di Italia membuat rumah sakit di sana kawalahan merawat pasien. Seorang dokter perawatan intensif di Italia utara menceritakan situasinya melalui postingan di Facebook.

Daniele Macchini, dokter bedah di Bergamo, Italia utara mengunggah cerita itu pada Sabtu (7/3/2020).

Menurut laporan Dailymail, Selasa (10/3/2020), rumah sakit Italia begitu 'kewalahan' oleh virus corona sehingga pasien stroke dan pasien lanjut usia tidak ditangani, kata seorang dokter di pusat krisis.

Seorang petugas medis Italia memperingatkan bahwa masyarakat mungkin meremehkan virus corona karena peringatan untuk tidak panik.

Daniele Macchini memahami sikap untuk tidak panik terhadap virus ini. Tetapi ia merasa "ngeri" karena "pesan bahaya dari apa yang terjadi tidak mencapai masyarakat".

"Perang benar-benar meledak dan pertempuran tidak terganggu siang dan malam. Kasus bertambah banyak, kami tiba pada tingkat 15-20 rawat inap per hari semua dengan alasan yang sama," kata Daniele Macchini dalam posting Facebook.

"Hasil pengujian sekarang datang satu demi satu: positif, positif, positif. Tiba-tiba ruang gawat darurat penuh," imbuhnya.

Bagi Macchini, sebagai tenaga medis, wabah virus ini seperti menghadapi tsunami. Dia mendesak masyarakat untuk mematuhi langkah-langkah karantina baru yang ketat di Italia.

"Dan tidak ada lagi ahli bedah, ahli urologi, ahli ortopedi, kami hanya dokter yang tiba-tiba menjadi bagian dari satu tim untuk menghadapi tsunami yang telah melanda kami," ungkapnya.

baca juga
Postingan Daniele Macchini, dokter di Italia tentag virus corona (Facebook Daniele Macchini)
Postingan Daniele Macchini, dokter di Italia tentag virus corona (Facebook Daniele Macchini)

Ia melanjutkan, "Jadi bersabarlah, kalian tidak bisa pergi ke teater, museum, atau gym".

Macchini juga menyarankan orang-orang untuk tidak pergi ke luar rumah jika dalam keadaan mendesak.

"Aku tahu, itu bukan salahmu, tetapi dari orang-orang yang mengatakan bahwa kamu melebih-lebihkan - dan bahkan kesaksian ini mungkin tampak hanya berlebihan bagi mereka yang jauh dari epidemi, tapi tolong, dengarkan kami - usahakan keluar rumah hanya untuk hal-hal yang sangat diperlukan," ujarnya.

Dokter ini juga menyayangkan orang-orang yang pergi ke supermarket untuk menimbun barang persediaan. Menurutnya, panic buying juga bisa memungkinkan orang tertular virus.

"Jangan ramai-ramai membeli persediaan di supermarket: itu adalah hal terburuk karena Anda berisiko kontak dengan orang yang terinfeksi. Anda bisa pergi ke sana seperti biasanya," kata Macchini.

Pantauan Suara.com, unggahan Daniele Macchini ini telah mendapatkan lebih dari 3.400 komentar dan 35 ribu kali dibagikan.

Untuk diketahui, pemerintah Italia menutup seluruh wilayahnya dari Selasa (10/3) sampai 3 April demi menekan penyebaran jenis baru virus corona (COVID-19), demikian pengumuman dari Perdana Menteri Giuseppe Conte, Senin (9/3/2020).

Awalnya, penutupan itu hanya berlaku untuk wilayah utara, tetapi saat jumlah korban tewas COVID-19 terus meningkat, pemerintah memutuskan menutup keseluruhan wilayah serta membatasi aktivitas warga di luar ruangan.

"Saat ini, keputusan yang tepat adalah untuk tetap berada di rumah. Masa depan kita dan masa depan Italia ada di tangan kalian. Tangan-tangan ini harus memikul tanggung jawab lebih pada hari ini dibandingkan dengan hari-hari yang lain," kata Conte.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Pasien Virus Corona 11 Maret: 31 Positif, 2 Negatif, 1 Meninggal

Update Pasien Virus Corona 11 Maret: 31 Positif, 2 Negatif, 1 Meninggal

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:27 WIB

Gara-gara Virus Corona, Meisya Siregar Takut ke Mal

Gara-gara Virus Corona, Meisya Siregar Takut ke Mal

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:30 WIB

Antisipasi Virus Corona, Anak Meisya Siregar Dikarantina 2 Minggu

Antisipasi Virus Corona, Anak Meisya Siregar Dikarantina 2 Minggu

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:15 WIB

Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global

Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:00 WIB

Sedang di Italia, Asmara Abigail Curhat Sedih Batalkan Rencana Liburan

Sedang di Italia, Asmara Abigail Curhat Sedih Batalkan Rencana Liburan

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2020 | 17:28 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×