Uang Kertas Bisa Sebarkan Corona, Pemprov DKI Minta Warga Gunakan Nontunai

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Maret 2020 | 10:12 WIB
Uang Kertas Bisa Sebarkan Corona, Pemprov DKI Minta Warga Gunakan Nontunai
Warga menukarkan uang Rupiah yang tidak layak edar dari berbagai pecahan di loket Gedung C Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (26/7/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengimbau agar warga ibu kota mengurangi penggunaan uang tunai dalam melakukan transaksi. Pasalnya, alat pembayaran yang memiliki fisik itu dinilai bisa membantu penyebaran virus corona.

Terkait hal ini, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini meminta masyarakat menggunakan transaksi non-tunai. Pembayaran ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi di telpon pintar (smartphone) atau kartu.

Herry menyebut imbauan ini sesuai dengan perintah Gubernur DKI Anies Baswedan melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Terinfeksi Virus Corona (COVID-19).

"Sebagai upaya untuk mengurangi risiko masyarakat terekspos virus corona, ada baiknya melakukan transaksi secara nontunai menggunakan mobile banking," ujar Herry dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3/2020).

Beberapa sarana pembayaran nontunai yang bisa digunakan di antaranya, e-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), Tap-Cash (Bank BNI), Brizzi (Bank BRI), serta kartu nontunai milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI, Jakcard dan JakLingko

Selain itu ada juga produk mobile banking semisal JakOne Mobile sebagai salah satu solusi bertransaksi pengganti uang tunai.

Sebelumnya, para ahli memperingatkan bahwa uang kertas kotor mungkin bisa menyebarkan virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mendesak semua orang untuk melakukan transaksi tanpa kontak dalam upaya menurunkan risiko penularan virus.

Peringatan ini keluar ketika virus corona terus terdeteksi di seluruh Eropa dengan jumlah korban yang terus meningkat hingga menyaingi asal wabah virus di China.

WHO menyarankan agar semua orang selalu mencuci tangan setelah menyentuh uang kertas. Karena, virus corona bisa menempel di mata uang kertas dengan cara yang sama ketika virus hidup di gagang pintu rumah, gagang pintu toilet dan lift.

baca juga

Apalagi uang kertas sudah pasti pernah berpindah tangan ratusan kali. Kondisi ini meningkatkan segala bentuk kotoran dari serangga atau manusia menempel di permukaan mata uang kertas.

"Kami tahu bahwa uang sering berpindah tangan dan ada banyak jenis bakteri serta virus yang menempel," kata juru bicara WHO dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Corona, Penumpang KRL di Bogor Ada yang Menolak Dicek Suhu Tubuhnya

Cegah Corona, Penumpang KRL di Bogor Ada yang Menolak Dicek Suhu Tubuhnya

Jabar | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:50 WIB

Ditanya Strategi Indonesia Beda dengan Singapura, Ini Jawaban Jubir Corona

Ditanya Strategi Indonesia Beda dengan Singapura, Ini Jawaban Jubir Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:47 WIB

Update Corona Covid-19: Status Naik Jadi Pandemi, Total Kasus Capai 126.273

Update Corona Covid-19: Status Naik Jadi Pandemi, Total Kasus Capai 126.273

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:30 WIB

Imbas Rugani Positif Corona, Seluruh Pemain Inter Milan Ikut Dikarantina

Imbas Rugani Positif Corona, Seluruh Pemain Inter Milan Ikut Dikarantina

Bola | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:30 WIB

Terkini

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

×