Skenario Terburuk Menurut Anies: 6000 Kasus Corona Terjadi di Jakarta

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 14:38 WIB
Skenario Terburuk Menurut Anies: 6000 Kasus Corona Terjadi di Jakarta
Anies Baswedan usulkan strategi penanganan corona. (Youtube/Najwa Shihab)

Suara.com - Anies Baswedan memiliki skenario terburuk dengan merancang simulasi bila penanganan virus corona tidak dilakukan secara cepat. 

"Jika dua minggu ke depan kita tidak melakukan langkah serius,  maka kita punya potensi. Misal 6000 kasus, 840 parah, 300 kritis." papar Anies ketika menjadi narasumber di acara Mata Najwa, Rabu (11/3/2020).

"Ini simulasi, dengan menggunakan skenario terburuk." tambah Anies.

Anies menjelaskan skenario kasus terburuk ini akan terjadi jika Indonesia tidak mengambil langkah seperti yang dilakukan Singapura, Vietnam, dan Selandia Baru dalam menangani virus corona.

Dengan mengambil contoh tindakan yang dilakukan Selandia Baru, Anies memaparkan penanganan ketat langsung diberlakukan begitu negara tersebut mengonfirmasi 4 kasus. Hasilnya, 8000 orang langsung melakukan isolasi. 

Cara inilah yang ingin diimplementasikan Anies di Jakarta. Ia mengaku telah menyusun langkah sejak Januari lalu dengan cara memonitor warganya. 

Namun langkah tersebut diakui Anies terhambat oleh proses pengujian dan pemutusan hasil yang harus dilakukan oleh layanan kesehatan pemerintah pusat.

Anies menilai, kewenangan yang hanya dimiliki pemerintah pusat ini lah yang membuat penanganan berjalan lambat.

Anies mengatakan, skenario ini akan dilakukan demi menjaga keselamatan warganya, "Kita gunakan case terburuk untuk menyiapkan jajaran. Bukan berharap ini kejadian. Kita tidak menginginkan ini terjadi."

"Lebih baik melakukan langkah-langkah ekstra meskipun konsekuensi finansial tinggi, tapi itu akan menyelamatakan warga dari potensi coronavirus." tambah Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:13 WIB

Anak Beberkan Kondisi Terkini Tom Hanks yang Positif Corona

Anak Beberkan Kondisi Terkini Tom Hanks yang Positif Corona

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:08 WIB

Anies Baswedan Gunakan Skenario Terburuk untuk Bersiap Hadapi Corona

Anies Baswedan Gunakan Skenario Terburuk untuk Bersiap Hadapi Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:56 WIB

Wisuda Telkom University Ditunda Gara-gara Virus Corona

Wisuda Telkom University Ditunda Gara-gara Virus Corona

Jabar | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:51 WIB

Antisipasi Peningkatan Kasus Corona, Ini Strategi yang Dilakukan Anies

Antisipasi Peningkatan Kasus Corona, Ini Strategi yang Dilakukan Anies

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:44 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB