Masuk dalam Perkiraan BIN, Benarkah Super Spreader Corona Betul-betul Ada?

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2020 | 17:27 WIB
Masuk dalam Perkiraan BIN, Benarkah Super Spreader Corona Betul-betul Ada?
Pasien corona. (Antara)

Suara.com - Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Bidang Intelijen Teknologi Mayjen TNI Afini Boer membeberkan ancaman bahaya dan potensi penyebaran virus corona, salah satunya adalah super spreader. Benarkah seseorang bisa menjadi super spreader, menyebarkan penyakit ke lusinan orang?

Menyadur dari The Straits Times, konsep super spreader muncul ketika ada wabah SARS dan MERS melanda. Kini istilah tersebut muncul lagi di tengah wabah COVID-19.

Dr Amesh Adalja, ahli penyakit dalam dan menular di Universitas John Hopkins mengatakan istilah itu bukan lah istilah ilmiah. Selain itu, tidak ada jumlah perpindahan yang menentukan penyebarannya.

"Tapi secara umum, biasanya angka yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang lain." kata Amesh kepada AFP.

Beberapa variabel menentukan seberapa banyak orang yang bisa terinfeksi oleh seorang individu, dan seberapa cepat mereka menyebarkan virus.

Hasilnya, virus corona memiliki tingkat transmisi antara 2-3, yang berarti setiap kasus yang terkonfirmasi berpotensi menginfeksi rata-rata dua hingga tiga orang lainnya.

Kasus super spreader dalam wabah corona muncul di Inggris, ketika seorang pasien corona berkebangsaan Inggris diduga telah menginfeksi selusin orang setelah dia kembali dari Singapura dan kemudian bermain ski di Pegunungan Alpen.

Di Korea Selatan, seorang wanita yang dikenal sebagai pasien ke-31 diduga sebagai super spreader karena menginfeksi puluhan orang lainnya.

"Super spreader mungkin saja ada, pasien tidak hanya menginfeksi 2-3 orang tapi puluhamn lainnya." kata Dr Eric Caumes, Kepala Bagian Penyakit Menular dan Penyakit Tropis di Rumah Sakit Pitie-Salpetriere di Paris.

"Masalahnya adalah kita tidak menemukan mereka." tegasnya.

Menurut Dr Olivier Bouchaud, Kepala Bidang Penyakit Menular di Rumah Sakit Avicenne Paris, mengatakan tingkat penularan bisa turun bergantung kecepatan virus pada seorang pasien dalam menularkan infeksi.

Sementara itu, Dr Bharat Pankha, ahli penyakit menular di Universitas Exeter Inggris membantah adanya super spreader.

Ia mengatakan bahwa faktor terbesar yang menentukan penularan adalah lingkungan, dan diperburuk di kota-kota padat penduduk.

"Sering berkerumun, ruang terbatas dengan ventilasi yang buruk, pengendalian infeksi yang buruk, kelembaban lingkungan, dan infeksi bisa menular di fase awal ketika seseorang terkena penyakit. ketika itu lah perkembangan virus sdang berada di puncaknya." jelas Pankha.

Selain Pankha, Menteri Kesehatan Perancis juga menolak menggunakan istilah super spreader. Menurutnya, istilah ini bisa menimbulkan stigmatisasi kepada pasien corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 8 Sudah Negatif, 5 Meninggal Dunia

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 8 Sudah Negatif, 5 Meninggal Dunia

Health | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:31 WIB

Tertular Corona dari Pasien, Anies: Dokter dan Perawat Kerja Nonstop

Tertular Corona dari Pasien, Anies: Dokter dan Perawat Kerja Nonstop

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:27 WIB

Per Sabtu Ini, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Naik Jadi 96 Orang

Per Sabtu Ini, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Naik Jadi 96 Orang

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:21 WIB

Korea Selatan Mengerahkan Robot untuk Membantu Tangani Corona

Korea Selatan Mengerahkan Robot untuk Membantu Tangani Corona

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:35 WIB

Terkini

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB