alexametrics

Korea Selatan Mengerahkan Robot untuk Membantu Tangani Corona

Reza Gunadha | Fita Nofiana
Korea Selatan Mengerahkan Robot untuk Membantu Tangani Corona
Corona Covid di Korea Selatan. (Shutterstock)

"Robot ini membantu dokter mengobati pasien coronavirus di Pusat Medis Seoul," kata pihak Pemerintah Kota Seoul pada The Korea Herald, Jumat (13/3/2020).

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan mengerahkan robot untuk membantu tenaga medis dalam menghadapi corona. Melansir dari The Korea Herald, ada tiga jenis robot yang ditempatkan di Pusat Medis Seoul.

"Robot ini membantu dokter mengobati pasien corona di Pusat Medis Seoul," kata pihak pemerintah Seoul pada The Korea Herald, Jumat (13/3/2020).

Robot pertama dugunakan untuk pemeriksaan suhu tubuh pengunjung. Robot ini menerapkan teknologi kamera termografi yang ditempatkan di pintu masuk dan lobi.

Robot yang satu ini juga memiliki sensor otomatis di mana menyediakan hand sanitizer tanpa harus menekan tombolnya.

Baca Juga: Gara-gara Kelebihan Muatan, Rombongan Pelayat Kecelakaan di Wonosobo

"Pengunjung yang menunjukkan gejala akan diarahkan untuk melakukan skrining di klinik terdekat," tambah pemerintah.

Robot kedua adalah robot disinfektan yang menyerap udara, memancarkan sinar ultra violet, dan LED ramah lingkungan. Di tempatkan di ruangan-ruangan yang berpotensi sebagai tempat penyebaran virus.

"Robot disinfektan dapat digunakan kapan saja karena mereka tidak menyemprotkan bahan kimia dan memiliki lengan khusus yang mampu membersihkan titik-titik buta ruangan," tambah pihak pemerintah.

Sementara itu, robot ketiga adalah robot pengangkut pakaian dan barang medis lainnya ke pembuangan atau sampah. Jadi, barang-barang yang dianggap tidak steril tidak akan disentuh oleh tangan manusia.

Di Pusat Medis Seoul ditempatkan dua robot untuk masing-masing jenis robot tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Corona, Prosesi Wisuda Universitas Brawijaya Terancam Ditunda

Robot-robot itu merupakan bentuk kerjasama antara Pusat Medis Seoul, Seoul Digital Foundation, dan Institut Korea untuk Kemajuan Industri Robot.

Komentar