Gubernur Jateng Perintahkan Semua Pihak Lacak Kemungkinan Infeksi Corona

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2020 | 20:44 WIB
Gubernur Jateng Perintahkan Semua Pihak Lacak Kemungkinan Infeksi Corona
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Suara.com/Dafi]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengatakan, ia memerintahkan semua pihak terkait untuk melakukan penyelidikan terhadap setiap kasus kemungkinan infeksi Virus Corona. Tim langsung melakukan pelacakan, sehingga masyarakat diharapkan ikut membantu untuk memberikan informasi.

"Kami telah perintahkan semuanya melakukan penyelidikan terhadap setiap kasus. Tim langsung melakukan tracking, diharapkan masyarakat juga ikut membantu kami untuk memberikan informasi," kata Ganjar, saat menggelar konferensi pers di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Jateng, Minggu (15/3/2020).

Hal ini dikemukakan Ganjar menanggapi bertambahnya jumlah pasien positif Virus Corona di Jateng. Ganjar mengambil langkah antisipatif, dimana setidaknya ada lima langkah yang diambil untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 semakin meluas di Jateng.

Pertama dari sisi kesehatan. Langkah yang diambil adalah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan tracking terhadap pasien yang dinyatakan positif Corona. Hal itu dilakukan untuk mengetahui riwayat perjalanan dan dengan siapa pasien melakukan kontak.

Di bidang pendidikan dan kebudayaan, Ganjar memutuskan untuk meliburkan seluruh kegiatan belajar mengajar dari tingkat usia dini hingga perguruan tinggi. Ia juga memutuskan menunda pelaksanaan ujian nasional untuk memastikan kesehatan para pelajar dan mahasiswa selama 14 hari ke depan.

"Surat edaran tentang ini sudah kami sampaikan kepada sekolah dan juga bupati dan wali kota agar segera dilaksanakan mulai besok (Senin/16/3/2020) sampai 14 hari ke depan," tegasnya.

Di bidang olahraga dan pariwisata, Ganjar memutuskan menunda sejumlah event olahraga di Jateng. Event Pekan Olahraga Daerah yang seyogyanya digelar Senin (16/3/2020) juga ditunda.

"Kami menggelar rapat dengan sejumlah pengurus olahraga untuk menunda seluruh event sambil menunggu perkembangan yang ada. Kami juga memutuskan untuk menunda semua event pariwisata, ekspo, karnaval dan sebagainya," terangnya.

Selain itu, Ganjar telah berkoordinasi dengan sejumlah travel agen untuk memenuhi standar protokol kesehatan. Apabila mereka membawa wisatawan, maka harus dicek kesehatannya dengan thermal gun dan harus sering cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

"Kalau wisatawan keberatan, maka tidak diizinkan turun dan memasuki daerah wisata. Sementara pengelola wisata yang berpotensi daya tarik mancanegara, diminta melakukan protokol screening kesehatan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta rumah sakit setempat," tambahnya.

Di bidang ketenagakerjaan, Ganjar memerintahkan kepada seluruh perusahaan untuk melarang karyawan demam, batuk dan pilek masuk kerja. Perusahaan juga harus melakukan checking kesehatan kepada seluruh karyawannya. Poliklinik kesehatan milik perusahaan harus memastikan kesehatan seluruh karyawannya.

Perusahaan juga diminta melakukan pembagian waktu kerja bagi karyawan agar tidak terjadi penumpukan. Perusahaan wajib berkoordinasi dengan buruh dan serikat kerja untuk pembagian shift.

"Saya melarang perusahaan yang memiliki tenaga kerja asing untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Kami minta perusahaan juga membatasi kunjungan tamu ke perusahaan," imbuhnya.

Di bidang perhubungan, Ganjar memutuskan melarang kapal pesiar asing bersandar di seluruh pelabuhan Jateng untuk sementara waktu. Seluruh alat transportasi umum juga diminta melakukan penjagaan terhadap kebersihan sesuai standar dan tata laksana yang baik.

"Seluruh ruang publik, sarana prasarana tempat ibadah, terminal dan stasiun harus dijaga kebersihannya sesuai standar prosedur yang ada. Kami minta semua tempat umum itu disediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Corona di DKI, Operasi TransJakarta dan MRT Dibatasi Sampai Magrib

Cegah Corona di DKI, Operasi TransJakarta dan MRT Dibatasi Sampai Magrib

News | Minggu, 15 Maret 2020 | 20:05 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Miras Vodka Mengurangi Risiko Infeksi COVID-19?

CEK FAKTA: Benarkah Miras Vodka Mengurangi Risiko Infeksi COVID-19?

News | Minggu, 15 Maret 2020 | 19:57 WIB

Hits: Cek Gejala Corona Lewat Tahan Nafas, Pemerintah RI Tolak Lockdown

Hits: Cek Gejala Corona Lewat Tahan Nafas, Pemerintah RI Tolak Lockdown

Health | Minggu, 15 Maret 2020 | 20:10 WIB

Fotonya Beredar, Menteri Suharso Monoarfa Akui Ikut Tes Virus Corona

Fotonya Beredar, Menteri Suharso Monoarfa Akui Ikut Tes Virus Corona

News | Minggu, 15 Maret 2020 | 19:45 WIB

Virus Corona Melanda, Tangerang Resmi Liburkan Sekolah selama 2 Pekan

Virus Corona Melanda, Tangerang Resmi Liburkan Sekolah selama 2 Pekan

Banten | Minggu, 15 Maret 2020 | 19:34 WIB

Kompetisi Liga 1 Ditunda, Bhayangkara FC Gelar Pemusatan Latihan di Batu

Kompetisi Liga 1 Ditunda, Bhayangkara FC Gelar Pemusatan Latihan di Batu

Bola | Minggu, 15 Maret 2020 | 19:34 WIB

Terkini

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:54 WIB

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:39 WIB

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:37 WIB

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:36 WIB

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB