Ada Antrian di Kantor Dinas Dukcapil, Kemendagri Khawatir Warga Kena Corona

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 17 Maret 2020 | 18:37 WIB
Ada Antrian di Kantor Dinas Dukcapil, Kemendagri Khawatir Warga Kena Corona
Suasana Kantor Dinas Dukcapil Kota Bekasi. (Foto dok.istimewa)

Suara.com - Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, melakukan inspeksi mendadak di Kantor Dinas Dukcapil Kota Bekasi, Jawa Barat. Sidak dilakukan untuk melihat penerapan sosial distancing masyarakat sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Hasilnya, Zudan masih menemukan antrian pengunjung yang menurutnya berbahaya karena dan dikhawatirkan malah menularkan virus asal China tersebut.

Zudan meninjau masih banyak masyarakat yang memilih untuk berkerumun di tengah mewabahanya Covid-19. Situasi itu juga terjadi di kantor Dinas Dukcapil lain.

“Tadi saya sidak di kota Bekasi dan dapat laporan dari daerah masih banyak antrian. Padahal ini bahaya bagi penularan Corona,” kata Zudan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2020).

Melihat sistem social distancing belum diterapkan sepenuhnya oleh masyarakat, Zudan pun memberikan arahan untuk menghindari membuat antrian. Zudan menuturkan proses administasi bisa dilakukan melalui online.

Ataupun dengan cara lain misalnya tetap datang ke Kantor Dinas Dukcapil, namun hanya meletakkan dokumen permohonan ke kotak-kotak yang telah disediakan. Di situ masyarakat bisa menyertakan data yang bisa dihubungi.

“Caranya dengan permohonan online, dokumen dikirim ke rumah atau diambil saat sudah jadi, diberitahu kapan (bisa) ambil,” tuturnya.

“Masyarakat harus kita buat lebih paham. Dalam kondisi seperti sekarang ini, keselamatan yang paling utama,” katanya lagi.

Zudan menambahkan, khusus untuk layanan KTP elektronik, pelayanan bisa ditunda terlebih dahulu mulai dua hingga tiga pekan ke depan kecuali untuk kondisi yang sangat mendesak, maka pelayanan bisa diberikan kepada masyarakat.

baca juga

"Yang urgen tetap dilayani. Misalnya untuk sekolah, mengurus BPJS atau urusan rumah sakit," ucap Zudan.

Karena masih adanya pelayanan tersebut, Zudan mengatakan peningkatkan kebersihan pun mesti dilakukan untuk petugas, pemohon maupun alat yang digunakan.

Contohnya pada alat untuk mereka KTP elektronik sejatinya dibersihkan dengan cairan disinfektan secara rutin serta penggunaan hand sanitizer dan mencuci tangan dengan sabun.

“Begitu juga pemohon. Diupayakan ada thermal gun untuk mengukur suhu tubuh di pintu masuk kantor,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK: Jumlah Pasien Corona Naik 40 Orang per Hari, Bagaimana Kalau Sebulan?

JK: Jumlah Pasien Corona Naik 40 Orang per Hari, Bagaimana Kalau Sebulan?

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:31 WIB

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:24 WIB

Keterlaluan, Fans Celtic Bikin Pesta Minum Bir di Tengah Pandemi Corona

Keterlaluan, Fans Celtic Bikin Pesta Minum Bir di Tengah Pandemi Corona

Bola | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

×