Pemerintah Vietnam Beri Makanan Gratis untuk Warga yang Diisolasi COVID-19

Dany Garjito, Rifan Aditya

Selasa, 17 Maret 2020 | 18:53 WIB
Pemerintah Vietnam Beri Makanan Gratis untuk Warga yang Diisolasi COVID-19
Pemerintah Vietnam Beri Makanan Gratis untuk Warga yang Dikarantina Covid-19 (twitter @EmericanJohnson dan qdnd.vn)

Suara.com - Pemerintah Vietnam memberikan bahan makanan gratis bagi warga yang dikarantina di jalan Truc Bach, distrik Ba Dinh, Hanoi. Persediaan makanan itu berupa sayuran dan daging.

Dilansir Nextshark, Jumat (13/3/2020), sejak 10 Maret, daging babi, sapi, unggas, dan makanan laut telah dibagikan untuk penduduk Truc Bach.

Bahan makanan berupa daging dan sejenisnya dikirim petugas setiap dua hari.

Sementara sayuran dan buah segar diberikan sekali sehari, menurut surat kabar lokal, Quan Doi Nhan Dan.

Semua persediaan makanan ini memenuhi kriteria keamanan makanan dan kebersihan. Mulai dari 39 kilogram ayam, 15 kilogram daging sapi, 69 kilogram kubis, 600 telur dan 600 botol air.

Seorang warga, yang tidak disebutkan namanya, penerima bahan makanan gratis ini bercerita kepada Hanoi Times.

“Setiap paket memiliki tiga telur, dua potong daging atau ikan dan sayuran yang dikirimkan setiap hari. Selain itu, kami diberi 10 kilogram paket beras dan sebotol minyak goreng,” katanya.

"Makanannya sangat bergizi, bahkan istriku tidak pernah membiarkanku makan seperti ini," ujar pria tersebut.

Menurut Komite Rakyat Truc Bach, barang-barang dan keperluan ini disimpan di tempat yang terpisah. Selalu diperiksa dan didesinfeksi oleh petugas kesehatan sebelum dikirim ke penduduk.

baca juga

Selain diberi makanan gratis, warga yang diisolasi juga selalu diperiksa kesehatannya.

Warga dikunjungi dua kali sehari oleh petugas kesehatan dan diberikan hand sanitizer dan kantong sampah setiap hari. Petugas kebersihan datang untuk membawa sampah sekitar jam 6 sore.

Di daerah karantina, penduduk terus menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Sementara pejabat lingkungan Truc Bach dan distrik Ba Dinh selalu memberikan sosialisasi informasi tentang epidemi Covid-19.

Pham Quang Long, warga yang diisolasi mengaku tidak cemas dan tetap semangat meskipun terpisah dari masyarakat luas.

"Orang seharusnya tidak takut isolasi. Kami tidak takut terinfeksi karena jika itu terjadi, kami, orang-orang yang terisolasi, akan menjadi yang pertama menerima perawatan," ujar Pham kepada Hanoi Times melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, Vietnam telah mengumumkan bahwa 16 pasien yang terinfeksi di negara itu dikeluarkan dari rumah sakit dan dinyatakan sembuh.

Dilansir dari Aljazeera, pada hari Rabu pekan lalu, 16 pasien positif virus corona, termasuk yang tertua berusia 73 tahun, telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Selama 15 hari terakhir, pemerintah Vietnam juga mendeteksi tidak ada kasus infeksi baru, yang terakhir dilaporkan pada 13 Februari, bahkan ketika sebuah desa di utara Hanoi tetap dikunci selama 20 hari.

"Jika pertempuran COVID-19 adalah perang, maka kami telah memenangkan putaran pertama tetapi tidak seluruh perang karena situasinya bisa sangat tidak terduga," kata Menteri Kesehatan Vietnam mengutip Wakil Perdana Menteri Vu Duc Dam.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jusuf Kalla Prihatin soal Pasien Corona Melonjak 40 Orang per Hari

Jusuf Kalla Prihatin soal Pasien Corona Melonjak 40 Orang per Hari

Video | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:42 WIB

Tak Merasakan Gejala, Jorge Jesus Divonis Positif Corona

Tak Merasakan Gejala, Jorge Jesus Divonis Positif Corona

Bola | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:40 WIB

Ada Antrian di Kantor Dinas Dukcapil, Kemendagri Khawatir Warga Kena Corona

Ada Antrian di Kantor Dinas Dukcapil, Kemendagri Khawatir Warga Kena Corona

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:37 WIB

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:24 WIB

CEK FAKTA: Suspect Corona Kabur dari RS Persahabatan adalah Driver Ojol?

CEK FAKTA: Suspect Corona Kabur dari RS Persahabatan adalah Driver Ojol?

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×