alexametrics

Harga Tes Corona Mahal, Ferdinand Hutahaean: Pejabat Enak VVIP Lha Rakyat?

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan
Harga Tes Corona Mahal, Ferdinand Hutahaean: Pejabat Enak VVIP Lha Rakyat?
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Puri Cikeas, Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Ferdinand Hutahaean memprotes Presiden Joko Widodo usai melihat harga layanan pemeriksaan COVID-19 yang mahal.

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memprotes Presiden Jokowi dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, setelah mengetahui biaya layanan pemeriksaan virus corona Covid-19 ternyata mahal.

Melalui akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean2, mantan juru bicara pasangan capres cawapres Prabowo - Sandiaga Uno itu menyoroti fasilitas layanan kesehatan yang diperoleh para pejabat.

"Pak @jokowi @KemenkesRI iki piye, Pak? Ampun rakyat in kasihan, Pak. Sementara bapak dan para pejabat periksa dengan fasilitas VVIP di RSPAD," tulisnya melalui Twitter.

Cuitan Ferdinand Hutahaean soal biaya tes corona yang mahal (Twitter).
Cuitan Ferdinand Hutahaean soal biaya tes corona yang mahal (Twitter).

Dalam cuitan tersebut, Ferdinand melampirkan biaya pemeriksaan Covid-19 yang disediakan oleh Rumah Sakit Universitas Airlangga. Biaya tersebut bahkan mencapai hingga lebih dari Rp 2 juta untuk sekali tes.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 16.000 per Dolar AS Dihantam Corona

"Paket lengkap dengan tarif sebesar Rp 2.775.600,- pemeriksaannya meliputi: pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, Swab PCR COVID-19, DL, X-Ray," demikian isi lampiran tersebut.

Sontak cuitan tersebut langsung memperoleh beragam reaksi dari warganet. Banyak yang bersepakat dengan cuitan Ferdinand, seperti yang diungkapkan oleh @laut-selatan79.

"Keren bang gitu dong sekali-kali bela masyarakat, jangan nyinyirin gubernur Anies terus," tulisnya.

Komentar lain juga datang dari pengguna akun Twitter @jonnefi.

"Kalau seperti itu biayanya, selamat datang coronavirus karena hanya sedikit orang yang mampu," tulisnya.

Baca Juga: Ashanty Berdoa: Jika Corona Tentara Allah, Segera Selesaikan Tugasmu

Sementara itu, hingga hari Kamis (19/3/2020), pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 227 orang, 19 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Komentar