Bantu Tenaga Medis, Banyak Dermawan Cukupi Stok APD di RSUP Persahabatan

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2020 | 12:55 WIB
Bantu Tenaga Medis, Banyak Dermawan Cukupi Stok APD di RSUP Persahabatan
Dirut RSUP Persahabatan, Rita Rogaya di Jakarta (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Kegigihan tenaga medis, yakni dokter dan perawat dalam menangani pasien positif corona mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak dari masyarakat yang menyampaikan dukungannya dengan memberikan bantuan kepada tenaga medis dalam berjuang di garda terdepan melawan virus asal China.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur, Rita Rogayah mengungkapkan bagimana dukungan dari masyarakat tersebut dirasakan langsung oleh tenaga medis di rumah sakit tersebut.

Rita menuturkan, pihak rumah sakit mendapat beragam bantuan mulai dari masker sebagai salah satu alat pelindung diri (APD) hingga makanan. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih dari para tenaga medis kepada mereka yang telah membantu.

"Yang kami terima adalah bantuan masker bedah, masker n95, baju, sarung tangan, kacamata google, dan makanan. Kami ucapkan terima kasih juga kami di-support makanan untuk tenaga kesehatan," kata Rita kepada wartawan, Kamis (19/3/2020).

Atas kelibatan langsung dari masyarakat dalam membantu kebutuhan bagi tenaga medis, Rita mengatakan bahwa stok untuk APD di RSUP Persahabatan sendiri sampai dengan hari ini masih cukup.

Pasien corona. (Antara)
Pasien corona. (Antara)

"Untuk APD saat ini kami mengucapkan terima kasih, selain dapat dari Kemenkes, kami juga dapat bantuan dari dermawan-dermawan yang memberikan kebutuhan itu. Sehingga masker, baju saat ini kami masih cukup. Mudah-mudahan tetap terpenuhi sehingga semua tenaga kesehatan kami dapat bekerja dengan aman," tutur Rita.

Untuk diketahui, dalam menghadapi virus corona atau Covid-19, tenaga medis seperti dokter maupun perawat di rumah-rumah sakit, boleh dikatakan adalah pahlawan.

Tanpa mengenal rasa takut serta banyak mengorbankan waktu, tenaga medis terus berjuang merawat pasien positif Covid-19 hingga dinyatakan sembuh.

Pekerjaan itu bukan tanpa risiko. Untuk di Indonesia sendiri, satu tenaga medis dinyatakan meninggal dunia setelah merawat pasien virus corona.

Kepala Humas Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur, Eryuni Yanti mengungkapkan, dukungan moral saat ini sangat dibutuhkan oleh mereka, para tenaga medis.

Dokter dan perawat yang berada di garda terdepan penanganan virus corona, mengharapkan ketulusan doa dari masyarakat Indonesia.

Untuk kondisi tenaga medis di RSUP Persahabatan sendiri, Yanti mengungkapkan kondisi mereka berjalan baik.

Jam kerja mereka pun diatur dan dibagi sedemikian rupa agar tenaga medis tak terkuras dalam menjalankan profesinya.

"Kami semua butuh dukungan dan doakan kami tetap sehat, kuat, tabah dalam mengemban tugas negara," kata Yanti kepada Suara.com, Rabu (18/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Ijtima Dunia di Gowa, MUI: Tidak Aware, Kakbah Saja Ditutup

Respons Ijtima Dunia di Gowa, MUI: Tidak Aware, Kakbah Saja Ditutup

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:39 WIB

Jokowi Minta Wisma Atlet dan Hotel BUMN Bersiap Jadi RS Darurat Corona

Jokowi Minta Wisma Atlet dan Hotel BUMN Bersiap Jadi RS Darurat Corona

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:35 WIB

Perawat Gaungkan Social Distancing: Tetap di Rumah dan Tolong Bantu Kami

Perawat Gaungkan Social Distancing: Tetap di Rumah dan Tolong Bantu Kami

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:37 WIB

Anies Ungkap Kesulitan Tangani Penyebaran Corona di Jakarta

Anies Ungkap Kesulitan Tangani Penyebaran Corona di Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:40 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB