Respons Ijtima Dunia di Gowa, MUI: Tidak Aware, Kakbah Saja Ditutup

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2020 | 12:39 WIB
Respons Ijtima Dunia di Gowa, MUI: Tidak Aware, Kakbah Saja Ditutup
Peserta ijtima dunia zona Asia di Gowa. (Foto: Istimewa/via Makassarterkini.id)

Suara.com - Pimpinan Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah merespon soal penyelenggaraan acara Ijtima Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan yang tetap berjalan meski sudah diperingatkan adanya virus Corona (Covid-19).

Ikhsan menilai kalau para peserta yang hadir di acara tersebut tidak menunjukkan kepedulian akan bahayanya Covid-19.

Ikhsan mengatakan bahwa sebuah acara Ijtima Ulama memang memiliki tujuan yang baik. Namun menurutnya tidak tepat apabila harus dilakukan di tengah merebaknya Covid-19.

Acara tersebut melibatkan ribuan umat muslim yang datang dari dalam dan luar negeri.

"Bila ada kelompok masyarakat yang masih menyelenggarakan pertemuan yang melibatkan massa yang berjumlah besar, apalagi datang dari luar negeri, maka kelompok ini menunjukkan tidak awareness. Kakbah saja sementara ditutup kok," kata Ikhsan saat dihubungi, Kamis (19/3/2020).

Sementara sebanyak 50 pengidap virus corona di Brunei Darussalam juga berhubungan dengan acara di Malaysia tersebut. Kasus yang sama juga ditemukan di Kamboja, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Dengan begitu, Ikhsan pun memberi imbauan kepada peserta yang kekeuh untuk mengikuti Ijtima Dunia di Gowa agar sedianya menerapkan fatwa MUI yang mengatur tentang tata cara ibadah di tengah mewabahnya Covid-19. Selain itu, pemerintah juga sudah memberi imbauan untuk meniadakan sementara kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang dengan jumlah banyak agar memutus penyebaran Covid-19.

"Untuk itu saat ini sudah keluarkan fatwa sebagai penguat bagi kebijakan Pemerintah dalam rangka membatasi sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka sebaiknya semua warga negara tak terkecuali ikut mendukung policy Pemerintah tersebut bagi kebaikan kita semua," pungkasnya.

Sebelumnya, ribuan umat Muslim, termasuk dari luar negeri akan mengikuti acara bertajuk Ijtima Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan meski banyak pihak sudah mewanti-wanti acara itu akan menjadi tempat penyebaran virus corona baru, Sars-Cov-2 yang memicu wabah Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Gowa, seperti dilansir Antara, sebenarnya sudah mengeluarkan surat penundaan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang akan digelar pada 20 - 22 Maret 2020 dan dihadiri perwakilan ulama dari 48 negara. Tetapi surat itu sepertinya tak diindahkan.

Sebelumnya acara serupa di Malaysia telah menyebabkan 500 orang tertular virus corona baru dan menyebabkan Kuala Lumpur memutuskan untuk mengkarantina seluruh negeri.

"Kami lebih takut kepada Allah," kata Mustari Bahranuddin, seperti dilansir Reuters Rabu (18/3/2020), ketika ditanya soal risiko penularan virus corona dalam acara tersebut.

Polisi juga telah berupaya untuk membatalkan acara tersebut, tetapi sepertinya upaya mereka sia-sia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Wisma Atlet dan Hotel BUMN Bersiap Jadi RS Darurat Corona

Jokowi Minta Wisma Atlet dan Hotel BUMN Bersiap Jadi RS Darurat Corona

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:35 WIB

Istri ODP Corona, Syamsi: Kami Diusir dari RS, Pulang Ditolak Warga

Istri ODP Corona, Syamsi: Kami Diusir dari RS, Pulang Ditolak Warga

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:30 WIB

Ijtima Dunia di Gowa Dibatalkan karena Corona, Wamenag: Sangat Melegakan

Ijtima Dunia di Gowa Dibatalkan karena Corona, Wamenag: Sangat Melegakan

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:21 WIB

Penelitian ITB: Pandemi Virus Corona Berakhir Pertengahan April 2020

Penelitian ITB: Pandemi Virus Corona Berakhir Pertengahan April 2020

Jabar | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:13 WIB

Korban Terus Bertambah, Jokowi Instruksikan Tes Corona Diperbanyak

Korban Terus Bertambah, Jokowi Instruksikan Tes Corona Diperbanyak

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:07 WIB

Rawat Istri ODP Covid-19 di Hotel, Suami Pasien Heran Dokter Takut Pulang

Rawat Istri ODP Covid-19 di Hotel, Suami Pasien Heran Dokter Takut Pulang

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:03 WIB

Gara-gara Virus Corona, Sektor Pariwisata Thailand Hancur Lebur

Gara-gara Virus Corona, Sektor Pariwisata Thailand Hancur Lebur

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:15 WIB

Ini 5 Tips Cegah Penyebaran Berita Hoaks Virus Corona di WhatsApp

Ini 5 Tips Cegah Penyebaran Berita Hoaks Virus Corona di WhatsApp

Tekno | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:30 WIB

Gatot Nurmantyo Ajak Ramaikan Masjid Meski Corona, Fadli Zon Bilang Begini

Gatot Nurmantyo Ajak Ramaikan Masjid Meski Corona, Fadli Zon Bilang Begini

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:03 WIB

Setelah Amerika, China akan Lakukan Uji Klinis Vaksin Corona Minggu Ini

Setelah Amerika, China akan Lakukan Uji Klinis Vaksin Corona Minggu Ini

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:30 WIB

Terkini

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB