Pemerintah Sebut Belum Ada Vaksin Corona yang Jadi Acuan Standar Dunia

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 19 Maret 2020 | 19:24 WIB
Pemerintah Sebut Belum Ada Vaksin Corona yang Jadi Acuan Standar Dunia
Jubir Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 (Corona) Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan pihaknya masih menunggu perkembangan ihwal vaksin untuk virus corona. Merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh WHO, belum ada kesepakatan yang bisa dijadikan standar pengobatan spesimen Covid-19.

Penelitian itu melibatkan semua ahli virus di seluruh dunia. Tentunya, upaya tersebut guna menelisik lebih jauh soal adanya standar pengobatan spesimen Covid-19.

"Yaitu bahwa sampai dengan hari research peneltian yang dilakukan oleh who dengan menghimpun semua ahli virus di dunia itu masih belum mendaparkan suatu kesepakatan yang bisa dijadikan standar dunia terkait dengan pengobatan spesimen definitif covid-19,"kata Yuriantio dalam konfrensi pers di akun Youtube BNPB, Kamis (19/3/2020).

Yurianto menyebutkan, sejumlah negara sudah melakukan uji coba untuk mencari standard dari obat terhadap covid-19. Hanya saja, acuan tersebut belum menjadi standar dunia pengobatan spesimen Covid-19.

“Semuanya memang memberikan gambaran baik, tapi belum menjadi suatu standar dunia. Oleh karena itu secara definitif draf of choice obat yang pilihan untuk covid-19 belum ditemukan,” sambungnya.

Untuk itu, Yurianto menyebutkan, hingga kini belum ada vaksin yang ditetapkan guna menyembuhkan virus tersebut. Dia mengatakan hampir seluruh kasus pasien positif corona dapat yang sembuh karena faktor imunitas yang baik.

“Demikian juga untuk vaksin, vaksin belum ditetapkan. Sehingga faktor inilah yang menentukan kesembuhannya. Oleh karena itu berita ditemukannya obat atau vaksin masih kita tunggu. Kita berharap kerja keras semua anti virus mudah-mudahan bisa memberikan hasil dalam waktu tidak terlalu lama dan bisa kita gunakannya,” tutup Yurianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Revisi karena Salah Data, Total Positif Corona di Indonesia 308 Orang

BNPB Revisi karena Salah Data, Total Positif Corona di Indonesia 308 Orang

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:15 WIB

Seorang PNS Jawa Barat Positif Virus Corona

Seorang PNS Jawa Barat Positif Virus Corona

Jabar | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:11 WIB

Tempat Terpencil di Dunia Ini Satu-satunya yang Bebas dari Virus Corona

Tempat Terpencil di Dunia Ini Satu-satunya yang Bebas dari Virus Corona

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:07 WIB

Mayweather Berkabung, Kutukan Siklus 40 Tahunan Olimpiade

Mayweather Berkabung, Kutukan Siklus 40 Tahunan Olimpiade

Sport | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:10 WIB

Dokter Kritik Kontennya Soal Corona Bawa-bawa Agama, Deddy Corbuzier Murka!

Dokter Kritik Kontennya Soal Corona Bawa-bawa Agama, Deddy Corbuzier Murka!

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Usai Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten, Linda Benny Langsung Kumpulkan OPD, Ini yang Dibahas

Usai Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten, Linda Benny Langsung Kumpulkan OPD, Ini yang Dibahas

Surakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:38 WIB

KPAI Desak Polisi Ungkap Kematian Balita yang Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

KPAI Desak Polisi Ungkap Kematian Balita yang Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:35 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif Kemerahan

9 Rekomendasi Sunscreen Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif Kemerahan

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Korupsi Dana Bencana BNPB, Mengapa KPK Tak Menerapkan Pasal Hukuman Mati?

Korupsi Dana Bencana BNPB, Mengapa KPK Tak Menerapkan Pasal Hukuman Mati?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Gugat ke MK, Partai Hijau Indonesia Persoalkan Syarat Pendirian Partai Politik

Gugat ke MK, Partai Hijau Indonesia Persoalkan Syarat Pendirian Partai Politik

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Beli Yoshinoya Bisa Dapat Cashback Rp70.000 dari BRI, Begini Caranya!

Beli Yoshinoya Bisa Dapat Cashback Rp70.000 dari BRI, Begini Caranya!

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris

Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×