Jangan Sampai Terjadi di Indonesia, 4 Kesalahan Italia ketika Atasi Corona

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Sabtu, 21 Maret 2020 | 21:15 WIB
Jangan Sampai Terjadi di Indonesia, 4 Kesalahan Italia ketika Atasi Corona
Peta Italia bagian utara. [Shutterstock]

Suara.com - Meski telah melakukan lockdown sejak dua pekan lalu, tingkat kasus dan kematian akibat virus corona Covid-19 di Italia masih tinggi.

Beberapa aturan dalam pemberlakuan lockdown  di negara ini masih dinilai lemah. Italia bahkan  menerima bantuan medis dari Tim Palang Merah China.

Namun, Kamis (19/3/2020), tim Palang Merah China menggelar konferensi pers dan mengaku kewalahan dengan kondisi yang dialami Italia.

Tim Palang Merah China mengkritik bahwa Italia telah gagal untuk melakukan lockdown di tingkat negara.

Mereka juga mengkritik warga Italia susah untuk melakukan karantina diri, terutama di wilayah Milan dan Cordoba.

Adapun kesalahan-kesalahan yang masih terjadi selama pemberlakuan lockdown di Italia meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Warga masih boleh keluar rumah

Cerita Warga yang Terkena Lockdown di Italia. (Istimewa)
Cerita Warga yang Terkena Lockdown di Italia. (Istimewa)

Seorang perempuan warga Indonesia yang tinggal di Italia menjelaskan kondisi negara tersebut selama lockdown.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan dr Adhiatma Gunawan, perempuan bernama July Veronica mengungkap bahwa meski pemerintah menerapkan lockdown, beberapa warga masih bisa keluar rumah.

baca juga

"Kita sudah lockdown hari kesebelas. Kami keluar ke pasar atau sekadar mengajak anjing keluar jalan-jalan," kata July.

July yang tinggal di Kota Florence mengaku ke pasar sekitar 2 sampai 3 kali seminggu.

Ia berkata bahwa meski semua toko telah ditutup, namun apotek dan supermarket masih buka.

2. Aturan yang longgar

Para pengunjung di penjara Sant' Anna, Kota Modena, Italia memprotes kebijakan tidak boleh mengunjungi keluarganya di penjara akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)
Para pengunjung di penjara Sant' Anna, Kota Modena, Italia memprotes kebijakan tidak boleh mengunjungi keluarganya di penjara akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Meski pemerintah Italia telah mengambil langkah berani dengan melakukan lockdown terhadap negaranya, namun ternyata langkah ini belum maksimal dilakukan.

Ketua Pelaksana Tim Palang Merah China yang terjun membantu mengatasi pandemi corona di Italia, Sun Shuepeng mengaku aturan lockdown masih begitu longgar di negeri pizza tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diimbangi Persija di Laga Terakhir, Bhayangkara FC Fokus 2 Hal Ini

Diimbangi Persija di Laga Terakhir, Bhayangkara FC Fokus 2 Hal Ini

Bola | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:30 WIB

Update Pasien Corona Jogja, Hari Ini Positif Bertambah Satu

Update Pasien Corona Jogja, Hari Ini Positif Bertambah Satu

Jogja | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:21 WIB

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Health | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:13 WIB

Pemerintah Siapkan 12 Juta Masker, Mulai Hari Minggu Besok Disebar

Pemerintah Siapkan 12 Juta Masker, Mulai Hari Minggu Besok Disebar

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:07 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Koran Tempo Kabarkan Jakarta Lockdown?

CEK FAKTA: Benarkah Koran Tempo Kabarkan Jakarta Lockdown?

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:38 WIB

Kabar Baik! Ini 20 Berita Membahagiakan di Tengah Pandemi Virus Corona

Kabar Baik! Ini 20 Berita Membahagiakan di Tengah Pandemi Virus Corona

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:35 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×