Tak Perlu Antre! Semua Anggota DPR dan Keluarga Akan Ikut Rapid Test Corona

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 23 Maret 2020 | 14:58 WIB
Tak Perlu Antre! Semua Anggota DPR dan Keluarga Akan Ikut Rapid Test Corona
Ilustrasi - ruang sidang paripurna DPR yang sepi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sebanyak 560 anggota DPR RI dan anggota keluarganya bakal menjalani tes kesehatan guna memeriksa apakah terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar memastikan, pemeriksaan itu dilakukan guna mendeteksi dini serta melakukan penanganan bila ada indikasi wakil rakyat terhormat terpapar Covid-19.

Indra mengatakan, nantinya anggota DPR akan dilakukan pemeriksaan secara bergilir sesuai jadwal yang telah dibuat. Pemeriksaan dilakukan dalam waktu dekat, yakni Kamis dan Jumat (26-27/3) pekan ini.

Indra beralasan, pemeriksaan bergilir di satu tempat lantaran adanya keterbatasan tenaga medis, di mana hanya ada empat dokter dan empat para medis.

"Ini kan tenaga kami terbatas, jadi akan dilakukan di aula di kompleks Kalibata dan Ulujami," kata Indra kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Ia berujar, pemeriksaan hanya dilakukan dengan metode rapid test, bukan PCR. Kendati begitu, dewan yang kedapatan positif corona melalui rapid test bakal dirujuk ke rumah sakit.

"Iya. Jadi yang kami lakukan itu rapid test kalau itu negatif langsung dirujuk ke bbrapa rumah sakit untuk divaksin anti flu dan anti phenomia. Kami pada rumah sakit rujukan kita sudah sampaikan nanti akan ditangani sesuai prosedur penanganan virus," ujar Indra.

Melanie Subono murka

Artis sekaligus aktivis Melanie Subono mencak-mencak menanggapi tes virus Corona atau Covid-19 untuk anggota DPR beserta keluarganya.

baca juga

Melalui akun jejaring sosial Instagram miliknya, @melaniesubono, Senin (23/3/2020), putri promotor kondang Adrie Subono mempertanyakan tes tersebut.

"Mohon maaf ya bapak ibu dewan yang sangat terhormat katanya.... Buat apa ya ini mbang, munaaah?" tulis Melanie Subono.

Melanie menuliskan, dirinya mendapatkan kertas orang dalam pantauan (ODP) namun hingga kiwari belum dilakukan rapid test maupun tes swab sebagai bagian dari rangkaian tes Covid-19.

"Saya dapet kertas ODP dan ODP+ dan sampe hari ini nggak kebagian rapid dan Swab abis dimana mana," tulis Melanie Subono.

Kalau mau, kata Melanie, anggota DPR melakukan tes berbayar yang mahal. Nah, imbuh dia, uangnya digunakan untuk tes gratis Covid-19 bagi masyarakat.

"Kalo mau, biar mereka tes berbayar yang mahal, duitnya pake lagi buat beli yang digratisin untuk rakyat," terang Melanie.

Menurut Melanie, anggota DPR tersebut tidak perlu cek kecuali jika mereka memiliki gejala Covid-19. Melanie emosi mengatakan anggota DPR itu tidak pernah menyambangi rakyat.

"Mereka nggak perlu cek, kecuali ada gejala. Mereka juga nggak pernah nyambangin turun ketemu rakyat kok kecuali pas minta dipilih minta suara," tulis Melanie Subono.

"Kalau rakyat kecil ngga bisa periksa karena swab nggak ada, rapid test nggak ada, nanti diagnosanya paling DBD atau tipes atau radang paru, sementara mereka nanti akan pamer hasil tesnya di medsos-medsos dan kita cuma bisa merana nyariin swab di mana," ujar Melanie.

Di akhir tulisan, Melanie menyampaikan curahan hatinya, "Yang gaji mereka itu kita, kenapa harus kita yang nggak jelas nasibnya. Rakyat harus didahuukan, baru #INDONESIAJAYALAGI!"

Keluarga pasien positif corona tak punya uang untuk tes

Keluarga pasien positif corona Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, hingga Sabtu (21/3/2020) belum diperiksa. Sebabnya, mereka tak memunyai biaya.

Informasi yang terhimpun Suara.com, di RSUA terdapat dua pasien positif yang dirawat. Mereka dari keluarga yang berbeda. Dua keluarga pasien tersebutlah yang belum menjalani pemeriksaan.

Jubir Satgas Corona dr Alfian Nur Rosyid membenarkan hal itu. Kedua keluarga sempat mendatangi rumah sakit untuk melakukan pendataan diri dan screening pada Kamis (19/3).

"Kami cuma screening saja, swabnya belum. Jadi belum diperiksa secara menyeluruh," kata Alfian saat dihubungi kontributor Suara.com, Sabtu (21/3/2020).

Meski di Laboratorium Institut of Tropical Disease (ITD) Unair telah ditunjuk pemerintah sebagai pemeriksaan Covid-19, yang akan periksa tetap membayar lantaran masih belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Tapi labnya itu belanja sendiri, menyediakan alat sendiri dan lain-lain. Ya wajarlah kalau mereka berbayar, kecuali kalau sudah dapat bantuan dari pemerintah. Makanya mereka terkendala pembiayaan," jelasnya.

Meski begitu, keluarga dari dua pasien positif tersebut  belum masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP). Jadinya, pembiayaan mereka masih ditanggung sendiri.

Ia mengklaim, pembiayaan gratis hanya diberlakukan apabila pasien tersebut sudah masuk dalam kategori PDP atau ODP dan ber-KTP Surabaya.

"Soalnya dari Dinkes kalau ODP sudah dibiayai. Nah kalau ini itu istilahnya high risk contact, yaitu sudah kontak tapi enggak ada gejala, itu di bawahnya ODP," jelasnya.

Terkait komunikasi pasien dengan pihak Pemkot Surabaya, Alfian masih belum memastikan apakah mereka sudah melakukan konsultasi mengenai aturan atau persyaratan mendapatkan pembiayaan secara gratis tersebut.

"Mungkin belum ya, tapi juga tidak tahu secara pastinya,"ujarnya.

Meski baru menjalani screening saja, pihak RSUA sudah memberikan pemahaman terkait Covid-19. Apabila terjadi gejala-gejala seperti terkena virus, mereka diminta untuk segera melaporkannya.

"Kemarin sudah ketemu sama kami, sudah screening, kita jelaskan informasi edukasi bahwa anda berisiko untuk jadi positif tapi enggak usah khawatir. Karena bisa jadi yang kontak belum tentu semuanya akan positif. Ketemu sama positif yang Covid-19 tergantung daya tahan tubuh. Kalau pun positif nanti bisa sembuh," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Sekeluarga Dites Covid-19, Melanie Subono Mencak-mencak

Anggota DPR Sekeluarga Dites Covid-19, Melanie Subono Mencak-mencak

Entertainment | Senin, 23 Maret 2020 | 14:56 WIB

Positif Corona, Paulo Dybala Ternyata Selamatkan Romelu Lukaku

Positif Corona, Paulo Dybala Ternyata Selamatkan Romelu Lukaku

Bola | Senin, 23 Maret 2020 | 14:54 WIB

Pentingkan Keselamatan Jiwa, Cut Tari Pilih Karantina Diri di Rumah

Pentingkan Keselamatan Jiwa, Cut Tari Pilih Karantina Diri di Rumah

Entertainment | Senin, 23 Maret 2020 | 14:55 WIB

Alat Kesehatan dari Cina Tiba di Jakarta

Alat Kesehatan dari Cina Tiba di Jakarta

Foto | Senin, 23 Maret 2020 | 14:52 WIB

Rawat Pasien Corona, Medis di Wisma Atlet Kerja 24 Jam

Rawat Pasien Corona, Medis di Wisma Atlet Kerja 24 Jam

News | Senin, 23 Maret 2020 | 14:51 WIB

Guru Besar FKM UI Meninggal Dunia di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta

Guru Besar FKM UI Meninggal Dunia di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta

Jabar | Senin, 23 Maret 2020 | 14:51 WIB

Bridal Shop Ini Berikan Gaun Pengantin Gratis untuk Staf Rumah Sakit

Bridal Shop Ini Berikan Gaun Pengantin Gratis untuk Staf Rumah Sakit

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2020 | 14:50 WIB

Lawan Virus Corona, Produsen Otomotif Ikut Produksi Masker dan Disinfektan

Lawan Virus Corona, Produsen Otomotif Ikut Produksi Masker dan Disinfektan

Otomotif | Senin, 23 Maret 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×