Seruan Jokowi ke Seluruh Gubernur: Jaga Jarak Aman Termasuk Keluarga

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 14:22 WIB
Seruan Jokowi ke Seluruh Gubernur: Jaga Jarak Aman Termasuk Keluarga
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia untuk menerapkan physical distancing dalam penanganan virus Corona COVID-19.

Hal itu disampaikan Jokowi lewat Kepala BNPB Doni Monardo lewat live streaming di Istana Presiden, Selasa (24/3/2020).

Dalam hal ini, Presiden meminta agar physical distancing agar diterapkan oleh para Kepala Daerah.

"Presiden menekankan agar physicial distancing ini bisa diartikan oleh para gubernur termasuk pejabat di daerah dengan jaga jarak, atau jaga jarak aman, dan disiplin untuk melaksanakannya," katanya.

Menurutnya, jarak aman ini berlaku sampai lingkup terkecil, yakni rumah tangga dan keluarga. Sebab, belum dapat dipastikan apakah individu yang berada di lingkup keluarga benar-benar negatif dari virus corona Covid-19.

"Belum tentu seluruh anggota keluarga aman dan virus corona. Karenanya, penjelasan yang secara terus menerus setiap saat tentang pentingnya jaga jarak dan diikuti disiplin tinggi harus menjadi prioritas," kata dia.

Selanjutnya, Jokowi turut menekankan agar kebijakan tersebut sampai di tingkat desa dan kelurahan, Misalnya, pelibatan PKK dan karang taruna, Posyandu, hingga relawan.

"Presiden juga tekankan kepada para Gubernur bahwa seluruh penjelasan ini harus sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Dan melibatkan seluruh potensi, seperti PKK Karang taruna Posyandu, RT RW, dan relawan. Sekarang saatnya kita saling bekerja sama dan menolong," papar Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberi arahan pada para Gubernur guna menghadapi pandemi virus corona Covid-19. Arahan itu dia berikan dalam rapat terbatas yang berlangsung pada Selasa (24/3/2020).

Jokowi meminta agar setiap provinsi untuk menghitung setiap kebijakan yang berkaitan dengan kesehatan maupun dampak sosial dan ekonomi. Untuk itu, dia meminta agar segala penanganan Covid-19 harus satu visi.

"Oleh sebab itu penanganan COVID-19 kita semuanya harus satu visi memiliki kebijakan yang sama dan saya minta setiap kebijakan-kebijakan yang ada di provinsi semuanya dihitung, baik dampak kesehatan dan keselamatan rakyat kita maupun dampak sosial-ekonomi," kata Jokowi dalam keterangan yang disiarkan oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2020).

Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut memberikan contoh, harus ada hitungan matang jika sebuah Provinsi atau kabupaten dan kota dalam membuat kebijakan. Misalnya, meliburkan perkantoran hingga institusi pendidikan seperti sekolah.

"Saya berikan contoh, misalnya provinsi atau kabupaten kota ini membuat sebuah kebijakan sekolah diliburkan, kantor ditutup semuanya, kemudian tempat-tempat transaksi ekonomi, misalnya pasar ditutup semua. Tolong ini betul-betul dihitung betul, dikalkulasi betul dampak sosial ekonomi dan kesehatan yang ada," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Social Distancing, Kakek Ini Lihat Cucunya Pertama Kali Lewat Jendela Rumah

Social Distancing, Kakek Ini Lihat Cucunya Pertama Kali Lewat Jendela Rumah

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:12 WIB

Masyarakat Terdampak Corona Bakal Dapat Kartu Sembako, Saldonya Rp 200 Ribu

Masyarakat Terdampak Corona Bakal Dapat Kartu Sembako, Saldonya Rp 200 Ribu

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:11 WIB

Pastor Jual Gel Antibakteri yang Sudah Diberkati, Klaim Ampuh Lawan Corona

Pastor Jual Gel Antibakteri yang Sudah Diberkati, Klaim Ampuh Lawan Corona

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:11 WIB

Imbas Corona, Fabiano Beltrame Rajin Pantau Keluarganya di Brasil

Imbas Corona, Fabiano Beltrame Rajin Pantau Keluarganya di Brasil

Bola | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:59 WIB

Cegah Corona Covid-19 dengan Minum Klorokuin, Pria Ini Malah Tewas!

Cegah Corona Covid-19 dengan Minum Klorokuin, Pria Ini Malah Tewas!

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:10 WIB

Netizen Salfok, Hotman Paris Salah Posting Foto Bahas Soal Corona

Netizen Salfok, Hotman Paris Salah Posting Foto Bahas Soal Corona

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:05 WIB

Ketua Komisi VI Usul Gedung DPR Bisa Jadi RS Darurat untuk Pasien Corona

Ketua Komisi VI Usul Gedung DPR Bisa Jadi RS Darurat untuk Pasien Corona

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:03 WIB

Hasilnya Bikin Jengkel, Aktor Ini Bayar Ratusan Juta untuk Tes Corona

Hasilnya Bikin Jengkel, Aktor Ini Bayar Ratusan Juta untuk Tes Corona

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:16 WIB

Siap Perangi COVID-19, Mitsubishi Triton Diubah Jadi Armada Sangar

Siap Perangi COVID-19, Mitsubishi Triton Diubah Jadi Armada Sangar

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:39 WIB

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:32 WIB

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:31 WIB

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:13 WIB

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:10 WIB

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:03 WIB

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB