Polisi Simulasi Jakarta Lockdown

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 30 Maret 2020 | 15:36 WIB
Polisi Simulasi Jakarta Lockdown
Kabid humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan bahwa Surat Telegram terkait penutupan akses jalan keluar-masuk Jakarta hanya sebatas simulasi pelatihan rencana pengamanan jika karantina wilayah diterapkan. Sehingga, jika Jakarta nantinya diterapkan kebijakan karantina wilayah polisi pun telah siap melakukan pengamanan.

Menurut Yusri, pada dasarnya pihaknya tidak ingin menyepelekan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini di tengah mewabahnya virus corona. Segala rangkaian simulasi pengamanan tersebut pun dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan jika Jakarta diterapkan karantina wilayah.

"Jadi intinya polisi nggak mau underestimate ya. Polisi harus siap apapun yang terjadi sampai yang terberat berdasarkan kebijakan pemerintah polisi harus siap. Itu intinya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/3/2020).

"Makanya kita akan laksanakan kegiatan pelatihan simulasi dalam rangka pengamanan penyebaran Covid-19 yang ada. Karena ini kan sekarang masih social distancing ya, kemudian masih juga psychal distancing, jaga jarak. Tetapi, memang berdassrkan kebijakan pemerintah akan naik yang lebih tinggi lagi, dalam hal ini misalnya seperti karantina wilayah, polisi sudah siap," imbuhnya.

Yusri lantas menjelaskan bahwa simulasi rencana pengamanan wilayah tersebut pun tidak digelar di lapangan. Tetapi, kata dia, digelar di dalam rapat koordinasi di Polda Metro Jaya yang dihadiri oleh seluruh Kepala Bagian Operasional Polres.

"Simulasi ini kita lakukan di Polda Metro Jaya bukan di lapangan. Ini makanya kita meminta data masing-masing polres. Dari data polres ini dikumpulkan dan kita rapatkan hari ini," katanya.

Berdasar Surat Telegram tertanggal 28 Maret 2020 yang diterima suara.com itu, Nana meminta seluruh Kepala Bagian Operasional Polres di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk membawa data terkait rencana pengamanan (Rapam) terkait penutupan akses jalan keluar - masuk di wilayahnya saat rapat koordinasi. Rakor tersebut rencananya bakal digelar di Polda Metro Jaya pada Senin (30/3/2020) hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 30 Maret 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 30 Maret 2020

Video | Senin, 30 Maret 2020 | 15:34 WIB

Hakim Diminta Terapkan Pemidanaan Non Penjara Selama Corona

Hakim Diminta Terapkan Pemidanaan Non Penjara Selama Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 15:31 WIB

Viral Bawang Merah Dapat Menyerap Virus Corona, Begini Kata Kominfo

Viral Bawang Merah Dapat Menyerap Virus Corona, Begini Kata Kominfo

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 15:29 WIB

Karantina Saat Pandemi Corona, Netflix Selamatkan Hari Michelle Obama

Karantina Saat Pandemi Corona, Netflix Selamatkan Hari Michelle Obama

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2020 | 15:30 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB