Jika Pemerintah Tak Serius: 2,5 Juta Bisa Tertular Corona, 240 Ribu Tewas

Reza Gunadha

Senin, 30 Maret 2020 | 15:45 WIB
Jika Pemerintah Tak Serius: 2,5 Juta Bisa Tertular Corona, 240 Ribu Tewas
ILUSTRASI - Petugas menurunkan peti jenazah pasien suspect Corona dengan menggunakan tali tambang di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Jumah masyarakat Indonesia yang terinfeksi virus corona Covid-19 diperkirakan bisa membengkak hingga jutaan orang, kalau pemerintah tak melakukan intervensi secara serius.

Hal tersebut disampaikan Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) melalui Ahli Epidemilogi dan Biostatistik Dr Pandu Riono.

"Perlu ada intervensi pemerintah secara serius. Kalau tidak, hampir 2,5 juta orang di negara ini berpotensi terjangkit Covid-19. Prediksi ini merupakan salah satu bagian dari draf 'Covid-19 Modelling Scenarios, Indonesia', disusun oleh Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) tanggal 27 Maret 2020, ditujukan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)," kata Dokter Pandu saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (29/3/20202).

Riono mengatakan, draf “Covid-19 Modelling Scenarios, Indonesia” dibuat tim FKM UI karena diminta langsung oleh Bappenas RI.

Dalam penyusunan draf tersebut turut terlibat Pandu Riono, Iwan Ariawan, Muhammad N Farid dan Hafizah Jusril.

Saat ini, warga yang positif terinfeksi Covid-19 sudah mencapai 1.285 orang, dengan angka kematian sudah mencapai 114 orang.

Menurut Tim FKMUI, angka tersebut akan terus meningkat bila tidak ada intervensi dari pemerintah untuk menanggulangi penyebaran COVID-19.

"Perlu ada intervensi tingkat tinggi dari pemerintah," kata dia.

Ia mengatakan, jenis-jenis tingkatan intervensi yang dilakukan dalam pencegahan penularan Covid-19 yang dimaksud Tim FKMUI seperti tanpa intervensi, intervensi rendah dengan jaga jarak sosial secara sukarela, dan membatasi kerumunan massa.

baca juga

Kemudian, intervensi moderat dengan tes massal cakupan rendah, mengharuskan jaga jarak sosial seperti penutupan sekolah dan bisnis, dan intervensi tinggi dengan tes massal cakupan tinggi, yakni mewajibkan jaga jarak sosial.

"Sekarang hanya ada imbauan. Jadi, antara tanpa intervensi dan intervensi rendah," kata Pandu.

Ia melanjutkan, dalam kajian Tim FKMUI, setiap satu kasus positif Covid-19 bisa menginfeksi setidaknya dua orang.

Lalu dalam prediksi Tim FKMUI, untuk indikator yang digunakan berdasar pada jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 268 juta jiwa.

Dari jumlah penduduk tersebut, 52,9 persen populasi tinggal di wilayah urban; 14,8 persen tinggal di rumah kurang dari 8 meter persegi; angka terjadinya pneumonia (penyakit radang paru-paru) adalah 1,3 per 1.000 orang; 28,2 persen penduduk bepergian; 50,2 persen mencuci tangan dengan cara tidak benar.

Berikut adalah prediksinya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Warga Jakbar Sembuh Corona, Wali Kota Rustam: Semoga Terus Bertambah

9 Warga Jakbar Sembuh Corona, Wali Kota Rustam: Semoga Terus Bertambah

News | Senin, 30 Maret 2020 | 14:44 WIB

Disebut Ada Penutupan Jalan di Jakarta, Polda Metro Menyatakan Ini

Disebut Ada Penutupan Jalan di Jakarta, Polda Metro Menyatakan Ini

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 08:40 WIB

Bagi Para Pengguna MRT Jakarta, Waktu Tunggu Anda Kini per 20 Menit

Bagi Para Pengguna MRT Jakarta, Waktu Tunggu Anda Kini per 20 Menit

Otomotif | Senin, 30 Maret 2020 | 08:00 WIB

Ratusan Warga Jatim Jalani Rapid Test Corona, Ini Hasilnya

Ratusan Warga Jatim Jalani Rapid Test Corona, Ini Hasilnya

Jatim | Minggu, 29 Maret 2020 | 11:14 WIB

Negara Ini Tak Khawatir Wabah Corona, Warga Bebas Nonton Bola dan Teater

Negara Ini Tak Khawatir Wabah Corona, Warga Bebas Nonton Bola dan Teater

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 10:37 WIB

KSAD Kerahkan Prajurit dan Armada Militer Semprot Disinfektan di Jakarta

KSAD Kerahkan Prajurit dan Armada Militer Semprot Disinfektan di Jakarta

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 04:15 WIB

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:15 WIB

Telan 62 Nyawa, Anies Perpanjang Status Darurat Corona hingga 19 April

Telan 62 Nyawa, Anies Perpanjang Status Darurat Corona hingga 19 April

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:59 WIB

Anies: 61 Tenaga Medis Terpapar Corona di 26 Rumah Sakit

Anies: 61 Tenaga Medis Terpapar Corona di 26 Rumah Sakit

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:49 WIB

Update Virus Corona Jakarta: Pasien Positif Tembus 603 Kasus, 62 Meninggal

Update Virus Corona Jakarta: Pasien Positif Tembus 603 Kasus, 62 Meninggal

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:39 WIB

Terkini

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×