alexametrics

Seorang Karyawan Positif Corona, Metro TV Tutup Selama 14 Hari

Dany Garjito | Husna Rahmayunita
Seorang Karyawan Positif Corona, Metro TV Tutup Selama 14 Hari
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Penutupan sementara dimaksudkan untuk membersihkan kantor dengan disinfektan.

Suara.com - Stasiun televisi swasta Metro TV mengambil kebijakan tegas dengan menutup kantor selama 14 hari. Langkah ini ditempuh, menyusul salah satu karyawan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun melalui keterangan tertulis menerangkan, pihaknya perlu menaati Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Untuk itu, Metro TV akan melakukan tracing kepada sejumlah karyawan yang diduga sempat menjalin kontak dengan pasien.

"Kami telah bekerja sama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Barat untuk melakukan tracing rekan-rekan yang pernah kontak dengan yang bersangkutan," ujar Don Bosco Selamun seperti dikutip Suara.com, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga: Demi Efisiensi Gaji, Arsenal Segera Lepas Mesut Ozil

Sebagai tindak lanjut, Metro TV kemudian memutuskan untuk menutup sementara kantor pusat di Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan juga biro-biro di sejumlah daerah.

"Penutupan sementara dimaksudkan untuk membersihkan kantor dengan disinfektan secara menyeluruh," tambahnya.

Selama penutupan sementara ini, karyawan Metro TV diimbau tetap produktif bekerja dari rumah atau work from home.

"Mohon kerja sama seluruh karyawan untuk mematuhi secara sunguh-sungguh Protokol Kesiagaan dan Respons Darurat Infeksi Covid-19 Metro TV," kata Don Bosco Selamun, memungkasi.

Sementara itu, seorang karyawan Metro TV yang positif terinfeksi corona kekinian tengah menjalani perawatan di Wisma Atlet. Kondisi kesehatan karyawan tersebut dilaporkan stabil.

Baca Juga: 6 Fakta di Balik Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Diburu Warganet!

RSD Wisma Atlet Rawat 114 Pasien Covid-19: Positif 92, PDP 230 dan ODP 89

Komentar