Sebut di Daerah Tak Ada Karantina Wilayah, Jokowi: Lockdown Itu Apa Sih?

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 01 April 2020 | 15:30 WIB
Sebut di Daerah Tak Ada Karantina Wilayah, Jokowi: Lockdown Itu Apa Sih?
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada pemerintah daerah yang melakukan kebijakan karantina wilayah atau local lockdown untuk menekan kasus penyebaran virus Corona (COVID-19).

Menurutnya, pemerintah daerah hanya menerapkan kebijakan seperti pembatasan sosial dan pembatasan lalu lintas. Dia juga menganggap jika penerapan aturan itu lumrah dilakukan untuk mengantisipasi pandemi ini.

"Saya kira sampai saat ini belum ada yang berbeda, dan kita harap tidak ada yang beda. Bahwa ada pembatasan sosial dan lalu lintas, saya kira itu pembatasan-pembatasan yang wajar bahwa daerah ingin mengontrol. Namun tidak dalam bentuk keputusan besar, misalnya karantina wilayah dalam cakupan yang besar atau yang sering dipakai lockdown," ujar Jokowi saat meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat di Pulau Galang, Riau (1/4/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut kebijakan lockdown harus dipahami semua pihak. Lockdown sendiri kata Jokowi yakni bahwa semua aktivitas dan semua transportasi dihentikan.

"Lockdown itu apa sih? karena harus sama. Lockdown itu orang gak boleh ke luar rumah, transport berhenti baik bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, Kereta api, pesawat, kegiatan kantor semuanya dihentikan," ucap Jokowi.

Karena itu, pemerintah pusat kata Jokowi tidak mengambil kebijakan lockdown, namun melakukan pembatasan sosial. Hal tersebut kata Jokowi agar aktivitas ekonomi tetap jalan.

"Nah ini yang kita tidak ambil jalan yang itu. Kita tetap aktivitas ekonomi ada tetapi semua masyarakat harus menjaga jarak. Jaga jarak aman yang paling penting kita sampaikan sejak awal, social physicial distancing, itu terpenting," kata dia.

Selain itu, Jokowi menjelaskan, alasan tidak menetapkan status lockdown di Indonesia karena telah mempelajari kekurangan dan kelebihan dari kebijakan yang sudah dilakukan di 202 negara yang terkena Covid-19.

Kebijakan tidak melakukan lockdown kata Jokowi menyesuaikan kondisi geografis hingga kemampuan fiskal Indonesia.

baca juga

"Karena dari pengalaman-pengalaman 202 negara yang telah buat policy, kami pelajari semuanya ada plus dan minus. Tentu kita sesuaikan dengan kondisi negara kita baik geografis, demografi, karakter budaya, kedisiplinan, dan kemampuan fiskal kita," katanya.

Kepala Negara juga meminta seluruh masyarakat disiplin mengikuti imbauan pemerintah serta menjaga kebersihan dan tidak menyentuh area wajah. Ia meyakini jika masyarakat disiplin penularan covid-19 bisa dicegah.

"Jadi kalau kita semuanya disiplin lakukan itu jaga jarak aman, cuci tangan, setiap habis kegiatan cuci tangan, jangan pegang hidung mulut mata, kurangi itu. Kunci tangan kita sehingga penularan bsa dicegah," ucap Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Ustaz Maher Ngegas, Sindir Dokter Tirta soal 'Lockdown' Gegara Corona

Akun Ustaz Maher Ngegas, Sindir Dokter Tirta soal 'Lockdown' Gegara Corona

News | Rabu, 01 April 2020 | 15:26 WIB

Bupati Faida: Jember Tidak Akan Lockdown, Kecuali Diperintahkan

Bupati Faida: Jember Tidak Akan Lockdown, Kecuali Diperintahkan

Jatim | Rabu, 01 April 2020 | 14:13 WIB

Jurus-Jurus Jokowi Melawan Pandemi Virus Corona Covid-19

Jurus-Jurus Jokowi Melawan Pandemi Virus Corona Covid-19

News | Rabu, 01 April 2020 | 14:18 WIB

Dijanjikan Sembako Gratis Selama Lockdown, Warga Kota Tegal: Ternyata Bayar

Dijanjikan Sembako Gratis Selama Lockdown, Warga Kota Tegal: Ternyata Bayar

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 14:04 WIB

Jokowi: RS Darurat Corona di Pulau Galang Bisa Dioperasikan Senin

Jokowi: RS Darurat Corona di Pulau Galang Bisa Dioperasikan Senin

News | Rabu, 01 April 2020 | 13:54 WIB

Jokowi Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

Jokowi Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

Foto | Rabu, 01 April 2020 | 13:51 WIB

Sengit! Fadjroel Rachman Debat dengan Haris Azhar soal Kebijakan Jokowi

Sengit! Fadjroel Rachman Debat dengan Haris Azhar soal Kebijakan Jokowi

News | Rabu, 01 April 2020 | 13:37 WIB

Siang Ini, Jokowi Tinjau Kesiapan RS Darurat Corona di Pulau Galang

Siang Ini, Jokowi Tinjau Kesiapan RS Darurat Corona di Pulau Galang

News | Rabu, 01 April 2020 | 12:37 WIB

Eks Pemain Barito Putera ungkap Kondisi Kamerun saat Terapkan Lockdown

Eks Pemain Barito Putera ungkap Kondisi Kamerun saat Terapkan Lockdown

Bola | Rabu, 01 April 2020 | 11:44 WIB

Gegara Corona dan Instruksi Jokowi, Debt Collector Kini Jadi Tukang Parkir

Gegara Corona dan Instruksi Jokowi, Debt Collector Kini Jadi Tukang Parkir

News | Rabu, 01 April 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×