Anies Perkirakan Pasien Positif Corona di Jakarta Bisa sampai 8 Ribu Orang

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 02 April 2020 | 21:18 WIB
Anies Perkirakan Pasien Positif Corona di Jakarta Bisa sampai 8 Ribu Orang
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Gubernur DKI Anies Baswedan memprediksikan, jumlah warga ibu kota yang terinfeksi virus corona Covid-19 bisa mencapai angka 8 ribu kasus.

Dasarnya, jumlah kematian akibat virus Corona Covid-19 di DKI Jakarta kian meningkat per harinya.

Kalau dihitung dari angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 10 persen, maka Anies memproyeksi setidaknya ada 4 ribu bahkan 8 ribu kasus yang terjangkit Covid-19.

Anies menilai, pertumbuhan kasus Covid-19 bukan hanya berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan, tetapi juga dari data pemakaman.

Hal itu mesti dilakukannya, karena sebagian orang yang terkena Covid-19 belum tuntas dalam proses pengetesannya.

Banyak kasus positif Covid-19 ditemukan sesudah dilakukan pemakaman yang sesuai dengan protap Covid-19.

"Sampai tanggal 29 Maret, angkanya makin hari meningkat. Mereka yang menjadi korban. Pertama kali kasus muncul meninggal 6 orang, 12 Maret mulai ada 1 (orang), 2 (orang), trennya meningkat terus, 4 (orang) , 7 (orang), belasan, puluhan, sekarang setiap hari di atas 40 (orang meninggal). Hari ini sudah 38 (orang meninggal) pagi tadi sampai jam 12.00 WIB," kata Anies saat melangsungkan videokonferensi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis (2/4/2020).

Belajar dari pengalaman di tempat lain, Anies menuturkan kasus yang dinyatakan positif jumlahnya selalu kecil dibandingkan temuan awalnya.

Dia mengatakan, satu bulan setelahnya baru bisa diketahui jumlah kasus yang positif secara mutakhir.

baca juga

Kemudian, Anies menghitung apabila tingkat kematian akibat Covid-19 mencapai 10 persen di Jakarta seperti yang terjadi saat ini, maka ia memproyeksikan setidaknya ada 4 ribu kasus Covid-19.

"Kalau kita proyeksikan, misalnya kita kembali menggunakan dari angka tadi, misal saat ini sudah ada 400 orang meninggal, sebutlah tingkat kematian 10 persen, maka proyeksi kita yang ada 4.000 kasus. Bila yang meninggal (ditambah) 5 persen, artinya 8000 kasus di Jakarta," ujarnya.

Anies mengungkapkan, jumlah hasil kasus yang positif bisa ditemukan tergantung kecepatan dalam melakukan tes.

Kalau jumlah orang yang menjalani tes sedikit, maka jumlah kasus positif Covid-19 pun akan sedikit pula, begitupun sebaliknya.

"Kalau yang dites banyak dan orang-orang yang mungkin relevan dengan interaksi orang confirm positif, akan menemukan angka lebih tinggi," ungkapnya.

"Di Jakarta kita belum menyaksikan kurvanya merata, kurva masih meningkat. Ini agak mengkhawatirkan. Jadi kalau kita perhatikan masih meningkat terus".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Gelontorkan Rp 3 Triliun Perang dengan Virus Corona, Bisa Tambah

Anies Gelontorkan Rp 3 Triliun Perang dengan Virus Corona, Bisa Tambah

News | Kamis, 02 April 2020 | 20:25 WIB

Maruf Tanya Salat Tarawih Jika Masih Corona, Anies: Tunggu Masukan Ulama

Maruf Tanya Salat Tarawih Jika Masih Corona, Anies: Tunggu Masukan Ulama

News | Kamis, 02 April 2020 | 19:12 WIB

Anies Prediksi Pasien Positif Corona di Jakarta Lebih Banyak dari Kenyataan

Anies Prediksi Pasien Positif Corona di Jakarta Lebih Banyak dari Kenyataan

News | Kamis, 02 April 2020 | 19:07 WIB

TNI Bantu Beras, Masker, dan Hand Sanitizer untuk Warga Jabodetabek

TNI Bantu Beras, Masker, dan Hand Sanitizer untuk Warga Jabodetabek

News | Kamis, 02 April 2020 | 18:48 WIB

Anies Curhat ke Wapres, Minta RS Swasta Merawat Pasien Corona Dibantu BPJS

Anies Curhat ke Wapres, Minta RS Swasta Merawat Pasien Corona Dibantu BPJS

News | Kamis, 02 April 2020 | 18:34 WIB

1.300 Pasien Virus Corona di Jakarta Dirawat di 70 Rumah Sakit

1.300 Pasien Virus Corona di Jakarta Dirawat di 70 Rumah Sakit

News | Kamis, 02 April 2020 | 18:01 WIB

Kompensasi Corona, 2 Bulan Rakyat Miskin di Jakarta Dapat Bantuan Rp 1 Juta

Kompensasi Corona, 2 Bulan Rakyat Miskin di Jakarta Dapat Bantuan Rp 1 Juta

News | Kamis, 02 April 2020 | 17:27 WIB

Gubernur Anies Minta PSBB Bisa Diterapkan di Jabodetabek

Gubernur Anies Minta PSBB Bisa Diterapkan di Jabodetabek

News | Kamis, 02 April 2020 | 16:50 WIB

Perempuan Mendadak Kejang-kejang di PN Jakarta Timur, Pengunjung Panik

Perempuan Mendadak Kejang-kejang di PN Jakarta Timur, Pengunjung Panik

News | Kamis, 02 April 2020 | 16:39 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB