Tarian Pembawa Jenazah, Dancing Pallbearers Viral di Media Sosial

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 18:05 WIB
Tarian Pembawa Jenazah, Dancing Pallbearers Viral di Media Sosial
Coffin Dance Viral, Dancing Pallbearers. Tangkapan layar (Youtube)

Suara.com - Video pemakaman yang menunjukkan beberapa pria menggotong peti mati dengan menari viral di media sosial. Rekaman itu banyak dibagikan warganet selama masa karantina akibat virus corona dengan nama Coffin Dance atau Dancing Pallbearers.

Salah satunya seperti video yang diunggah oleh akun Twitter @andifa_k pada Rabu (1/4/2020).

"Coffin dancing meme gak pernah gak lucu tiap ditonton," cuitnya.

Unggahan @andifa_k ini bahkan telah mendapatkan lebih dari 500 komentar, 7.200 retweet dan 13.800 likes. Videonya juga sudah disaksikan lebih dari 325.000 kali oleh warganet.

Video viral ini sebenarnya gabungan dari beberapa cuplikan. Rekaman awal menunjukkan aksi gagal yang dialami oleh seseorang. Entah itu jatuh dari bangunan, ditabrak motor, atau tertimpa lemari.

Cuplikan berikutnya memperlihatkan beberapa pria yang menggotong peti mati sambil menari. Banyak dari warganet membuat lelucon Meme Coffin Dance ini.

Video Meme Coffin Dance Viral (Twitter)
Video Meme Coffin Dance Viral (Twitter)

Menurut Xdigitalnews, Selasa (31/3/2020), video pria yang menggotong peti mati sambil menari sebenarnya terjadi di Ghana.

Para pria yang berpakaian rapi serba hitam itu adalah para penari yang terkenal dan disewa oleh orang-orang untuk mengenang orang-orang yang meninggal.

Video tersebut direkam saat pemakaman ibu dari Elizabeth Annan. Menurutnya, Elizabeth ingin memberi ibunya perjalanan yang menyenangkan dengan cara menari ke Tuhan.

Coffin Dance Viral, Dancing Pallbearers. Tangkapan layar (Youtube)
Coffin Dance Viral, Dancing Pallbearers. Tangkapan layar (Youtube)

Tak disangka ada dampak positif setelah video ini digunakan oleh para pembuat meme dan menjadi viral. Video itu membantu menciptakan lapangan kerja baru bagi orang-orang Ghana.

Perusahaan Benjamin telah mempekerjakan lebih dari 100 orang sebagai penari penggotong peti mati jenazah. Pekerjaan ini mulai muncul di Ghana beberapa tahun yang lalu.

Pemakaman di Ghana yang pertama kali disebutkan menggunakan tarian ini terjadi pada Januari 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Pastikan Orang yang Halangi Pemakaman Jenazah Covid-19 Berdosa

MUI Pastikan Orang yang Halangi Pemakaman Jenazah Covid-19 Berdosa

News | Sabtu, 04 April 2020 | 14:35 WIB

Sleman Siapkan 7 Hektare Makam di Madurejo untuk Jenazah Pasien COVID-19

Sleman Siapkan 7 Hektare Makam di Madurejo untuk Jenazah Pasien COVID-19

Jogja | Sabtu, 04 April 2020 | 12:41 WIB

INFOGRAFIS: Jangan Takut, Ini Cara Aman Mengurus Jenazah Pasien Corona

INFOGRAFIS: Jangan Takut, Ini Cara Aman Mengurus Jenazah Pasien Corona

News | Jum'at, 03 April 2020 | 18:29 WIB

Bupati Batang: Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak, Kematian Tak Ada yang Tahu

Bupati Batang: Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak, Kematian Tak Ada yang Tahu

Jawa Tengah | Jum'at, 03 April 2020 | 14:45 WIB

Pemakaman Sunyi Pasien Virus Corona: Kami Pendam Sendiri Kesedihan Ini....

Pemakaman Sunyi Pasien Virus Corona: Kami Pendam Sendiri Kesedihan Ini....

News | Jum'at, 03 April 2020 | 13:36 WIB

Kisah Kakek Misterius Bagi-bagi Beras di Tengah Pandemi Corona, Salut!

Kisah Kakek Misterius Bagi-bagi Beras di Tengah Pandemi Corona, Salut!

Otomotif | Jum'at, 03 April 2020 | 19:13 WIB

Terkini

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB