Pemakaman Sunyi Pasien Virus Corona: Kami Pendam Sendiri Kesedihan Ini....

Reza Gunadha

Jum'at, 03 April 2020 | 13:36 WIB
Pemakaman Sunyi Pasien Virus Corona: Kami Pendam Sendiri Kesedihan Ini....
Keluarga memantau dari jauh pemakaman salah satu anggotanya yang meninggal karena Covid-19. [Bay Ismoyo/AFP]

Suara.com - Setiap orang berhak mendapat perpisahan yang terhormat dari setiap orang yang dicintainya saat wafat. Namun, hawar virus corona covid-19 merampas semua itu.

EVA Rahmi Salama pilu, saat mengantar jenazah sang ibu ke liang lahad di TPU Pondok Rangon, Kamis (19/3/2020) pagi. Dia hanya bertiga, bersama adik dan suami.

Hanya mereka bertiga yang melepas kepergian sang ibu yang dinyatakan positif Covid-19, tanpa pelayat, tanpa pemakaman yang layak.

"Rasanya sangat sedih, di saat kita butuh support dari keluarga, teman atau orang terdekat kita untuk bisa menghadiri pemakaman mama, tapi mereka tidak ada dan situasinya tidak memungkinkan," tutur Eva kepada BBC News Indonesia, Rabu (1/4/2020).

"Jadinya kami pendam sendiri kesedihan ini demi bisa mengantarkan mama ke peristirahatan terakhir," lanjutnya kemudian.

Dua hari kemudian, ayahnya yang juga terpapar virus corona menyusul sang ibu.

Sayangnya, Eva tak lagi bisa menyertai kepergian ayahnya karena jenazah sang ayah sudah terlalu lama disimpan, melebihi standar maksimal empat jam penyimpanan jenazah pasien Covid-19.

"Keluarga papa melarang saya untuk hadir ke pemakaman karena takut potensinya terlalu tinggi banget untuk terpapar. Jadi mereka melarang dan tidak ada keluarga satu pun yang datang untuk hadir di pemakaman papa,"ungkapnya.

"Tidak bisa hadir di pemakaman papa sendiri, itu sudah cukup menyedihkan. Kemarin pada saat mama, terus pada saat papa nggak bisa sama sekali," imbuh Eva.

baca juga

Eva menjelaskan, kedua orang tuanya merupakan pasien Covid-19 dari sub-kluster klub dansa Kemang.

Proses Pemakaman Ibu Eva (instagram.com/evarahmisalama/)
Proses Pemakaman Ibu Eva (instagram.com/evarahmisalama/)

Awal mulanya, adiknya dinyatakan positif Covid-19 setelah setelah mendatangi klub dansa di Kemang, Jakarta Selatan, titik awal di mana kasus Covid-19 pertama terkonfirmasi di Indonesia.

Lantas, sang mama menderita sakit dengan diagnosa typhus dan dirawat di RS Royal Taruma, Grogol, Jakarta Barat.

Namun ketika dites, mamanya dinyatakan positif Covid-19 dan diisolasi di RS Persahabatan sejak 14 Maret silam. Lima hari kemudian, sang ibu wafat.

Ayahnya yang sebelumnya dirawat karena sakit jantung terpapar virus corona dan menyusul sang istri dua hari kemudian.

"Pada saat pemakaman papa itu tidak ada yang hadir karena papa meninggal pukul 15.30 tapi baru dimakamkan keesokan harinya, pada pukul 7 pagi," jelas Eva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemakaman Pasien Corona di Gowa Sempat Panas, Warga Bakar Ban Blokir Jalan

Pemakaman Pasien Corona di Gowa Sempat Panas, Warga Bakar Ban Blokir Jalan

News | Jum'at, 03 April 2020 | 13:08 WIB

Polri Berharap Warga Tak Lagi Tolak Jenazah Pasien Covid-19

Polri Berharap Warga Tak Lagi Tolak Jenazah Pasien Covid-19

News | Kamis, 02 April 2020 | 19:03 WIB

Tampik Isu Jasad Corona Ditimbun karena Penolakan Warga, RSHS: Tidak Benar

Tampik Isu Jasad Corona Ditimbun karena Penolakan Warga, RSHS: Tidak Benar

Jabar | Kamis, 02 April 2020 | 18:29 WIB

Pemakaman Cikerai Jadi Pusat Makam Jenazah Virus Corona di Cilegon

Pemakaman Cikerai Jadi Pusat Makam Jenazah Virus Corona di Cilegon

Banten | Kamis, 02 April 2020 | 17:43 WIB

INFOGRAFIS: Panduan Pengurusan Jenazah Pasien Corona dari Kemenkes

INFOGRAFIS: Panduan Pengurusan Jenazah Pasien Corona dari Kemenkes

News | Kamis, 02 April 2020 | 16:10 WIB

TRC BPBD DIY Kritik Pemerintah Soal Prosedur Pemakaman PDP di Sleman

TRC BPBD DIY Kritik Pemerintah Soal Prosedur Pemakaman PDP di Sleman

Jogja | Kamis, 02 April 2020 | 09:14 WIB

Jenazah Corona Ditolak dan Diteriaki Warga, Bupati Banyumas Minta Maaf

Jenazah Corona Ditolak dan Diteriaki Warga, Bupati Banyumas Minta Maaf

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2020 | 08:42 WIB

Minta Warga Tak Tolak Jenazah Corona, Ganjar: Tolong Jaga Perasaan Keluarga

Minta Warga Tak Tolak Jenazah Corona, Ganjar: Tolong Jaga Perasaan Keluarga

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 15:44 WIB

Bermodal Jas Hujan, Nyali Besar Penggali Kubur Jenazah Corona Hadapi Maut

Bermodal Jas Hujan, Nyali Besar Penggali Kubur Jenazah Corona Hadapi Maut

News | Rabu, 01 April 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×