PDP Corona Hamil 6 Bulan Meninggal, Sempat Live Facebook Keluhkan Fasilitas

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Minggu, 05 April 2020 | 07:45 WIB
PDP Corona Hamil 6 Bulan Meninggal, Sempat Live Facebook Keluhkan Fasilitas
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. (FOTO ANTARA/Dok)

Suara.com - Wanita, 32 tahun, pasien dalam pengawasan (PDP) corona asal  Padang Sidempuan, Sumatera Utara sempat membuat curhatan lewat unggahan dan live streaming di Facebook.

Ia sempat meminta Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Effendi Nasution untuk dirujuk ke Medan. Namun wanita yang tengah hamil 6 bulan itu telah meninggal dunia.

Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Jumat (3/4/2020), wanita itu juga mengaku khawatir dengan kondisi kandungannya.

"Untuk bapak Wali Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan tolong lah pak kasih kan kesempatan saya dirujuk ke Medan di rumah sakit yang lebih layak lagi, daripada rumah sakit umum kota Padang Sidempuan ini," tulisnya.

Ia menambahkan, "Kasian kandungan saya, fasilitas di sini juga kurang memadai, kalau saya tahankan lama-lama di sini yang ada saya cepat-cepat mati konyol".

"Saya hanya ingin yang terbaik untuk kesehatan dan kandungan saya, sesak saya semakin parah di sini pak. Tolong perbantukan rujukan saya. Terimakasih," pungkasnya.

Beberapa saat setelah mengunggah keluhan itu, dia juga sempat melakukan siaran langsung di Facebook.

Hingga saat diakses Suara.com, Sabtu (4/4) malam, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari seribu komentar dan 640 kali dibagikan oleh warganet.

Postingan diduga pasien PDP Corona di Sumatera Utara sebelum meninggal (Facebook)
Postingan diduga pasien PDP Corona di Sumatera Utara sebelum meninggal (Facebook)

Dilansir KabarMedan---jaringan Suara.com, Sabtu (4/4/2020), PDP yang hamil 6 bulan itu meninggal saat dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan.

“Iya wanita usia 32 tahun,” ujar Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Rosario mengatakan, PDP tersebut berstatus death on arrival atau sudah meninggal dunia di perjalanan saat tiba di RSUP Adam Malik Medan, pada Sabtu (4/4) pukul 10.00 WIB.

“Karena begitu sampai, kita cek sudah meninggal. Jadi gak ada perawatan," kata Rosario.

Ia juga membenarkan bahwa wanita itu saat meninggal sedang hamil dengan usia kandungan 6 bulan.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah mengatakan, sesuai dengan SOP maka jenazah PDP yang bersangkutan dimakamkan di pemakaman di kawasan Simalingkar B.

"SOP-nya demikian. Ya karena PDP lah dimakamkan di situ," ucapnya dr. Aris Yudhariansyah.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 119 atau kontak ke nomor 081212123119 dan 119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Luhut Malu kepada Keluarga di Rumah Gara-gara Trending?

CEK FAKTA: Benarkah Luhut Malu kepada Keluarga di Rumah Gara-gara Trending?

News | Sabtu, 04 April 2020 | 19:33 WIB

Kapan Pandemi COVID-19 Berakhir?

Kapan Pandemi COVID-19 Berakhir?

Tekno | Jum'at, 03 April 2020 | 14:30 WIB

Cara Facebook Antisipasi Berita Palsu Seputar Virus Corona

Cara Facebook Antisipasi Berita Palsu Seputar Virus Corona

Tekno | Jum'at, 03 April 2020 | 13:00 WIB

Penting Diperhatikan! Cara Mengafani Jenazah PDP Virus Corona Covid-19

Penting Diperhatikan! Cara Mengafani Jenazah PDP Virus Corona Covid-19

News | Kamis, 02 April 2020 | 19:07 WIB

Dinyatakan Sembuh, PDP yang Positif COVID-19 Ini Sempat Mau Kabur dari RS

Dinyatakan Sembuh, PDP yang Positif COVID-19 Ini Sempat Mau Kabur dari RS

Jogja | Kamis, 02 April 2020 | 15:10 WIB

Dituding Jual Data Pengguna ke Facebook, Zoom Buka Suara

Dituding Jual Data Pengguna ke Facebook, Zoom Buka Suara

Tekno | Kamis, 02 April 2020 | 09:05 WIB

Terkini

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:47 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:42 WIB

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB