Dulu Pernah Ngaku Raja, Kini Nurseno Klaim Temukan Obat Virus Corona

Reza Gunadha

Jum'at, 10 April 2020 | 15:30 WIB
Dulu Pernah Ngaku Raja, Kini Nurseno Klaim Temukan Obat Virus Corona
Pimpinan Paguron Syahbandar Kari Madi, Nurseno SP Utomo, Jumat (24/1/2020). ANTARA/Feri Purnama

Suara.com - Lelaki bernama Nurseno SP Utomo, yang dulu sempat mengklaim diri sebagai Raja Kerajaan Kandang Wesi Garut, Jawa Barat, kini sesumbar memunyai obat guna menyembuhkan pasien terinfeksi  virus corona covid-19.

Nurseno mengklaim berhasil menemukan obat yang dinamakannya Immune SKM-RJK. Ia mengatakan, obat itu bisa membunuh semua virus termasuk covid-19.

"Secara medis, ini untuk antivirus, antibakteri. Saya racik sendiri,” klaim Nurseno seperti diberitakan Riauonline.co.id—jaringan Suara.com, Jumat (10/4/2020).

Dia mengatakan, meracik obat itu di padepokan Syahbandar Kari Madi yang dipimpinnya sendiri. Ia menuturkan, immune SKM-RJK seratus persen terbuat dari ramuan herbal.

Bahkan, Nurseno sesumbar pasien virus corona covid-19 yang meminum obat itu minimal dua kali, bakal sembuh.

Nurseno mengklaim telah melakukan uji coba terhadap obat ciptaannya. Ia menuturkan, obat itu pernah diberikannya kepada mahasiswa asal Malaysia yang berkuliah di Wuhan China.

“Lima bulan lalu, mahasiswa itu positif corona, saya kasih obat kurang lebih tiga minggu.”

Klaim raja

Sebelumnya, Nurseno sempat menghebohkan publik karena mengklaim Kerajaan Kandang Wesi atau Paguron Syahbandar Kari Madi yang berdiri di Desa Tegalega, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

baca juga

Penggawa kerajaan itu mengajarkan kepada pengikutnya tentang menjaga budaya, tradisi dan seni bela diri kanuragan untuk membangun kebaikan dan keselarasan hidup manusia dengan alam.

"Kami di sini hanya menjaga budaya, tradisi, dan seni bela diri," kata pimpinan Paguron Syahbandar Kari Madi, Nurseno SP Utomo di Kandang Wesi, Desa Tegalega, Pakenjeng, Garut, Jumat (24/1/2020).

Ia menuturkan, Kerajaan Kandang Wesi saat ini hanya sebagai tempat atau padepokan melakukan kegiatan seni bela diri dan ilmu kebatinan sekaligus menjaga situs berupa batu peninggalan zaman dulu.

Nurseno mengatakan, di padepokan yang dikelola saat ini terdapat Situs Batu Pamegaran peninggalan zaman kerajaan yang saat ini masih terjaga dengan baik.

"Sampai sekarang situs batu ini kami jaga, kami juga menjaga tradisi, menjaga budaya dan ilmu batin, agar kita hidup lebih nyaman, tenang," katanya.

Terkait adanya tuduhan menyebarkan ajaran sesat, kata Nurseno, itu tidak benar, karena selama ini aktivitasnya tidak ada struktur seperti kerajaan, melainkan hanya nama yang bisa disebut sebagai padepokan.

"Dulu Kandang Wesi adalah kerajaan, karena ini ada situsnya, jadi saya mewakili pengemban adat budaya keilmuan Syahbandar Kari Madi," katanya.

Meski dulu pernah ada kerajaan, kata Nurseno, dirinya tidak mendeklarasikan sebagai raja, bahkan tidak memiliki keinginan kekuasaan tetapi sebaliknya ingin membantu pemerintah.

Gerakan menjaga budaya itu, kata Nurseno, menjadikan dirinya mendapatkan penghargaan berupa gelar raja, bahkan diberi atribut seperti selendang kebesaran dari Forum Keraton Nusantara yang diproduksi di Inggris.

"Penghargaan itu dari Forum Keraton Nusantara tahun 2015 karena berjasa di bidang pelestarian ragam budaya juga mendirikan padepokan yang didirikan sejak tahun 1998," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Ada Efek Samping, Obat Corona Klorokuin Masih Digunakan di AS

Meski Ada Efek Samping, Obat Corona Klorokuin Masih Digunakan di AS

Health | Selasa, 07 April 2020 | 21:26 WIB

Mengenal Tamiflu, Obat yang Digunakan Menkes Terawan untuk Atasi Corona

Mengenal Tamiflu, Obat yang Digunakan Menkes Terawan untuk Atasi Corona

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 06:20 WIB

Rusia Uji Coba Vaksin Penangkal Virus Corona

Rusia Uji Coba Vaksin Penangkal Virus Corona

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:54 WIB

Obat Flu Disebut Bisa Sembuhkan Pasien Virus Corona ?

Obat Flu Disebut Bisa Sembuhkan Pasien Virus Corona ?

Tekno | Kamis, 02 April 2020 | 08:23 WIB

Ilmuwan Unair Temukan 5 Senyawa Obat Corona, Lebih Ampuh dari Chloroquine

Ilmuwan Unair Temukan 5 Senyawa Obat Corona, Lebih Ampuh dari Chloroquine

Jatim | Rabu, 01 April 2020 | 18:25 WIB

Senyawa di Ganja Bisa Melemahkan Virus Corona?

Senyawa di Ganja Bisa Melemahkan Virus Corona?

Tekno | Rabu, 01 April 2020 | 09:30 WIB

Profesor Nidom Klaim 2 Pekan Lagi Selesaikan Obat Virus Corona Covid-19

Profesor Nidom Klaim 2 Pekan Lagi Selesaikan Obat Virus Corona Covid-19

Jatim | Jum'at, 27 Maret 2020 | 18:16 WIB

Aktor Keturunan Korsel Ungkap Keajaiban Klorokuin Sembuhkan Covid-19

Aktor Keturunan Korsel Ungkap Keajaiban Klorokuin Sembuhkan Covid-19

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×