Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 11 April 2020 | 16:03 WIB
Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya
Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).

Suara.com - Bayi perempuan piatu berusia tujuh hari masuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Cianjur, Jawa Barat, karena ibunya yang PDP meninggal dunia setelah melahirkan bayi tersebut meskipun belum sempat dilakukan swab tes.

"Bayi perempuan itu menunjukan gejala penyakit yang diduga tertular dari ibunya warga Kecamatan Cijati yang meninggal terindikasi positif COVID-19 berdasarkan rapid test. Saat ini bayi tersebut sudah di rujuk ke RSHS Bandung," kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur, Yusman Faisal, Sabtu (11/4/2020).

Karena mengalami gejala penyakit, katanya, bayi yang baru berusia satu minggu itu masuk dalam PDP karena ibunya berstatus positif berdasarkan rapid test, meskipun belum sempat dilakukan swab tes untuk memastikan positif atau negatif COVID-19.

"Saat ini bayi tersebut sudah menjalani perawatan di RSHS Bandung di bawah pengawasan pihak keluarga. Kami juga akan terus memantau kondisi bayi tersebut," katanya.

Hingga saat ini, pihaknya mencatat ada dua bayi yang masuk PDP di wilayah tersebut, namun bayi berusia 28 hari yang sebelumnya masuk PDP, sudah dinyatakan sehat dan negativ corona.

"Sebelumnya bayi tersebut mengalami sesak nafas dan memiliki riwayat perjalanan dari zona merah," katanya.

"Saat ini kami akan terus memantau kondisi bayi yang baru berumur satu pekan itu, sebenarnya dia terlahir kembar, namun kembarannya meninggal dunia bersama dengan ibunya. Harapan kami bayi tersebut sehat dan negatif corona," katanya.

Hingga saat ini, jumlah PDP di Cianjur, ungkap dia, bertambah menjadi 26 orang, 16 orang masih dalam pengawasan, 6 orang selesai dan sembuh serta 4 orang meninggal, untuk jumlah ODP 503 orang.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Cijati yang sedang hamil tua sempat menjalani perawatan di RSUD Cimacan dengan keluhan sesak nafas, demam tinggi disertai batuk. Setelah dilakukan Rapid test, ibu yang mengandung anak kembar itu dinyatakan positif dan belum sempat dilakukan swab tes.

baca juga

Namun nasib berkata lain, sebelum petugas sempat mengambil sampel dahak untuk swab tes dari pasien yang memiliki riwayat perjalan dari daerah zona merah itu, ia meninggal dunia. Seorang dari bayinya meningal dunia dan seorang lainnya selamat namun masuk dalam PDP karena mengalami gajala sakit. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko

Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:50 WIB

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:53 WIB

Pasien Corona Berbohong, RSUD Purwodadi Terpaksa Liburkan 40 Tenaga Medis

Pasien Corona Berbohong, RSUD Purwodadi Terpaksa Liburkan 40 Tenaga Medis

Jabar | Sabtu, 11 April 2020 | 14:43 WIB

Sesak Napas, Wali Kota Tanjunpinang Syahrul Langsung Diisolasi di RS

Sesak Napas, Wali Kota Tanjunpinang Syahrul Langsung Diisolasi di RS

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:18 WIB

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:07 WIB

3 Anak Isolasi Mandiri Tanpa Orang Tua, Bagaimana Kebutuhan Dasar Mereka?

3 Anak Isolasi Mandiri Tanpa Orang Tua, Bagaimana Kebutuhan Dasar Mereka?

News | Jum'at, 10 April 2020 | 18:59 WIB

Tak Ada APD, Jenazah Pasien Corona 2 Jam Terlantar depan Liang Lahad

Tak Ada APD, Jenazah Pasien Corona 2 Jam Terlantar depan Liang Lahad

News | Jum'at, 10 April 2020 | 17:34 WIB

Edy Rahmayadi: Kalau Saya Meninggal, Banyak yang Mau Jadi Gubernur

Edy Rahmayadi: Kalau Saya Meninggal, Banyak yang Mau Jadi Gubernur

News | Jum'at, 10 April 2020 | 15:36 WIB

Pandemi Corona, Heboh Coretan 'Sudah Krisis Saatnya Membakar' di Tangerang

Pandemi Corona, Heboh Coretan 'Sudah Krisis Saatnya Membakar' di Tangerang

Banten | Jum'at, 10 April 2020 | 15:15 WIB

Aksi Jokowi Bagi Sembako saat Corona, Andre Rosiade: Pro-Kontra Selalu Ada

Aksi Jokowi Bagi Sembako saat Corona, Andre Rosiade: Pro-Kontra Selalu Ada

News | Jum'at, 10 April 2020 | 14:33 WIB

Terkini

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

×