Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!

Pebriansyah Ariefana
Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)

Terlebih saat ini Indonesia tengah sibuk melawan virus corona yang mewabah se-Indonesia.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsyi menyesalkan adanya aksi tembak-tembakan antara polisi dan tentara di Papua. Pertikaian antara anggota TNI dan Polri itu menyebabkan tiga anggota Polri tewas dan dua anggota Polri luka-luka di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra), Papua.

Terlebih saat ini Indonesia tengah sibuk melawan virus corona yang mewabah se-Indonesia.

"Insiden itu amat disayangkan, apalagi di tengah konsentrasi kami melawan virus Corona. Seharusnya segenap komponen bangsa ini bahu membahu untuk melawan persebaran COVID-19, termasuk juga TNI dan Polri. Kejadian seperti ini seharusnya dihindari dan tidak perlu sampai terjadi," ujar Aboebakar dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI itu menyarankan untuk membentuk tim gabungan yang bertugas menegakkan disiplin dan aturan hukum dalam penyelesaian pertikaian tersebut.

Baca Juga: Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

Ia meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII Cenderawasih duduk bersama untuk menjalin komunikasi lebih baik antaranggota sehingga tidak sampai terjadi aksi balasan.

"Saya meminta Polri dan TNI menjalin komunikasi lebih baik lagi, sehingga kejadian seperti ini bisa dihindari. Energi yang kita miliki seharusnya difokuskan untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dari pandemi corona, bukan malah seperti ini," kata Aboebakar.

Adapun Minggu kemarin, Aboebakar mendengar informasi lima anggota polisi dari Polres Mamberamo Raya, Papua menjadi korban dalam pertikaian yang diduga melibatkan anggota TNI dari Satuan Tugas Pamrahwan Batalion Infanteri 755/20/3-Kostrad.

Pertikaian itu menyebabkan tiga anggota Polres tewas, sedangkan 2 lainnya luka tembak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Minggu mengatakan, bentrok yang terjadi akibat kesalahpahaman itu terjadi Minggu pagi sekitar pukul 07.40 WIT.

Baca Juga: Ditilang saat Mabuk! Anggota DPRD Ugal-ugalan hingga Nyaris Tabrak Tentara

Insiden yang terjadi di pertigaan jalan Pemda I itu diduga akibat kesalahpahaman antara oknum anggota satgas pamrahwan Yonif 755/Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya, kata Kombes Kamal.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS