Jokowi Minta Jajarannya Waspadai Dampak Lanjutan Covid-19 di Tahun Depan

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 14 April 2020 | 15:32 WIB
Jokowi Minta Jajarannya Waspadai Dampak Lanjutan Covid-19 di Tahun Depan
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah tetap mewaspadai dampak lanjutan dari pandemi Covid-19 terhadap perekonomian di tahun 2021 mendatang. Karena itu, Jokowi meminta jajarannya untuk mengalkulasi potensi dan risiko dampak lanjutan Covid-19 di 2021.

"Kita harus tetap waspada akan dampak lanjutan dari Covid-19, pada ekonomi di 2021. Betul-betul tolong dihitung dengan cermat potensi, peluang dan berbagai risiko yang ada, baik domestik maupun global," ujar Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Selasa (14/4/2020)

Selain itu, dia juga mengingatkan jajaran kementerian dan lembaga tetap fokus pada reformasi struktural yang harus terus tetap berjalan.

"Reformasi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan baik itu reformasi regulasi, reformasi birokrasi, reformasi dalam peningkatan produktivitas dan transformasi ekonomi, itu misi besar kita," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak menggembirakan. Jokowi menyebut, target yang sudah dipasang pemerintah dalam APBN 2020, banyak yang tak mencapai target karena pandemi Covid-19.

"Kita harus bicara apa adanya target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi akan terkoreksi cukup tajam," katanya.

Tetapi menurut Jokowi, pertumbuhan ekonomi yang terkoreksi turun tajam tidak hanya dialami Indonesia saja, tetapi hampir seluruh negara mengalami hal yang sama sebagai imbas merebaknya Virus Corona.

"Ini bukan hanya terjadi di negara kita tapi juga di negara lain juga sama, mengalami hal yang sama hampir semua negara di dunia dan berbagai lembaga internasional baik IMF, Bank Dunia, sudah memprediksi ekonomi global 2020 akan memasuki periode resesi," katanya.

Bahkan, dia juga mengemukakan pertumbuhan ekonomi global dalam laporan terbarunya bisa tumbuh negatif sebesar 2,8 persen.

baca juga

"Itung-itungan terakhir yang saya terima ekonomi global bisa tumbuh negatif 2,8 persen artinya bisa ketarik sampai ke 6 persen, kita harus menyiapkan diri dengan berbagai skenario, kita tidak boleh pesimis tetap harus berikhtiar, bekerja keras untuk pemulihan-pemulihan baik pemulihan kesehatan, pemulihan ekonomi dan InsyaAllah kita bisa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia Ambles Imbas Corona, Jokowi: Ikhtiar InsyaAllah Bisa

Ekonomi Indonesia Ambles Imbas Corona, Jokowi: Ikhtiar InsyaAllah Bisa

Bisnis | Selasa, 14 April 2020 | 13:39 WIB

Politikus Disebut Surati Jokowi, Ingatkan Ekonomi Bisa Pulih Meski Corona

Politikus Disebut Surati Jokowi, Ingatkan Ekonomi Bisa Pulih Meski Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 13:42 WIB

Tak Kurang Tak Lebih, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mentok 2,3 Persen

Tak Kurang Tak Lebih, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mentok 2,3 Persen

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 18:01 WIB

Krisis Ekonomi Akibat Virus Corona Lebih Parah dari Tahun 2008

Krisis Ekonomi Akibat Virus Corona Lebih Parah dari Tahun 2008

News | Senin, 06 April 2020 | 17:27 WIB

Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Hanya Mampu Sentuh Level 2,3 Persen

Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Hanya Mampu Sentuh Level 2,3 Persen

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 15:50 WIB

Analis Bursa Saham di AS Prediksi Ekonomi Mulai Pulih di Mei 2020

Analis Bursa Saham di AS Prediksi Ekonomi Mulai Pulih di Mei 2020

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 07:31 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×