Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
Vokalis sekaligus gitaris Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, ikut turun dalam aksi demonstrasi. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Cholil Mahmud mengikuti aksi demonstrasi Aliansi Rakyat Memanggil di Yogyakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebagai bentuk solidaritas.
  • Gerakan tersebut muncul akibat akumulasi kemarahan publik terhadap berbagai persoalan nasional, ekonomi, dan kebijakan pemerintah yang belum terselesaikan.
  • Cholil berharap gerakan sipil ini tetap terorganisasi dengan baik agar tidak memicu konflik horizontal akibat provokasi pihak tertentu.

Suara.com - Vokalis sekaligus gitaris Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, ikut turun dalam aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Rakyat Memanggil di Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026).

Ia menyatakan dukungannya terhadap gelombang aksi massa yang kembali muncul di berbagai daerah.

Menurutnya gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil saat ini merupakan akumulasi dari kemarahan publik terhadap berbagai persoalan nasional yang tak kunjung diselesaikan pemerintah.

"Gejayan Memanggil 2019 kalau enggak salah, punya dampak yang signifikan buat teman-teman di berbagai daerah juga. Kemarin di Jakarta enggak bisa ikut, terus pas lagi di Jogja, ada ini, maksudnya ingin hadir dan memberikan solidaritas untuk kawan-kawan yang sedang berjuang," kata Cholil ditemui, di kawasan Simpang Tiga Gejayan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Cholil, gerakan masyarakat sipil saat ini perlu terus dijaga agar tidak kehilangan momentum di tengah jalan.

Ia melihat situasi sekarang sebagai awal dari gerakan publik yang lebih terorganisasi dan luas dibanding sebelumnya.

"Gerakan yang harus dirawat gitu ya kali ya, diasah, agar enggak mengempos di tengah jalan. Kita karena ini saya pikir ini permulaan dari sebuah gerakan masyarakat yang lebih terkoordinasi," ucapnya.

Musisi yang selama ini dikenal vokal menyuarakan kritik sosial melalui lagu-lagunya itu turut menyoroti berbagai persoalan yang menurutnya menjadi sumber kemarahan masyarakat.

Mulai dari kasus korupsi, kritik yang diabaikan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi Desa Merah Putih, hingga persoalan lingkungan dan konflik agraria di berbagai daerah.

baca juga
Ribuan massa Aliansi Rakyat Memanggil memenuhi kawasan Pertigaan Gejayan, Sabtu (13/6/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Ribuan massa Aliansi Rakyat Memanggil memenuhi kawasan Pertigaan Gejayan, Sabtu (13/6/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)

Termasuk soal kondisi masyarakat Papua yang masih menghadapi persoalan perebutan hak tanah. Berbagai krisis tersebut, menurut Cholil, akhirnya menumpuk menjadi kemarahan kolektif masyarakat.

"Masyarakat harus bisa mengenali dan mengasah kepekaan untuk terus bersama masyarakat," tuturnya.

Kondisi ekonomi yang dinilai semakin berat turut memperbesar kemarahan publik.

Ia menyinggung nilai tukar dolar yang meningkat hingga keterbatasan negara dalam menanggung subsidi yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar.

Di sisi lain, ia berharap situasi tersebut tidak berkembang menjadi konflik horizontal di tengah masyarakat. Kehadiran buzzer di ruang publik digital dinilai berpotensi memperuncing perpecahan antarkelompok masyarakat.

"Semoga konflik horizontal antar masyarakat lebih bisa dihindari gitu karena ya dengan adanya buzzer itu jadi lebih memungkinkan terjadinya konflik antara masyarakat dengan masyarakat. Itu sebenarnya sih yang disayangkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×