Viral Warga Ngamuk Dilarang Berenang di Pantai, Klaim Air Laut Obat Corona

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 14 April 2020 | 18:59 WIB
Viral Warga Ngamuk Dilarang Berenang di Pantai, Klaim Air Laut Obat Corona
Warga klaim berenang di air laut obat corona (FB/evagagun)

Suara.com - Beredar video warga mengamuk saat diminta untuk membubarkan diri dari pantai. Mereka mengklaim air laut merupakan obat penangkal virus corona sehingga menolak dibubarkan.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook EvaGagun. Ada dua video yang diunggah oleh akun tersebut, isi kedua video tersebut sama hanya berbeda pengambilan gambarnya.

"Dari orang manado torang belajar kalo obat corona mandi pante (Dari orang Manado kami belajar kalau obat corona dengan mandi di pantai)," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/4/2020).

Dalam video tersebut tampak beberapa warga berteriak menolak dibubarkan oleh aparat setempat. Mereka bersikeras bahwa air laut merupakan obat untuk corona.

"Nggak mau. Ini obat, obat ini! Nggak usah larang kami," teriak salah seorang warga.

Beberapa aparat berusaha untuk memberikan penjelasan kepada warga yang berada di tepian pantai itu. Namun mereka tetap bersikeras menolak dibubarkan.

Bahkan, beberapa warga justru berteriak-teriak menyoraki para aparat yang ada di lokasi.

"Yang bawa virus itu dari luar, bukan disini," teriak warga lainnya.

Warga klaim berenang di air laut obat corona (FB/evagagun)
Warga klaim berenang di air laut obat corona (FB/evagagun)

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di Pantai Megamas, Manado pada Minggu (12/4/2020).

baca juga

Saat itu, sejumlah petugas sedang berpatroli dan menemukan pantai tersebut dipenuhi oleh warga yang hendak berenang di pantai.

Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai air laut dapat menyembuhkan virus corona.

Organisasi Kesehatan DUnia (WHO) juga tidak memberikan rekomendasi apapun mengenai air laut dapat menyembuhkan corona. Hingga kini, vaksin dan obat untuk menyembuhkan virus corona masih dalam tahap penelitian dan uji coba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riza Patria Dilantik Jokowi, Tamu Istana Wajib Rapid Test dan Pakai Masker

Riza Patria Dilantik Jokowi, Tamu Istana Wajib Rapid Test dan Pakai Masker

News | Selasa, 14 April 2020 | 18:44 WIB

Ini Sosok Tri Dewa, Sang Penemu Ramuan Penyembuh Virus Corona dari Solo

Ini Sosok Tri Dewa, Sang Penemu Ramuan Penyembuh Virus Corona dari Solo

Jawa Tengah | Selasa, 14 April 2020 | 18:27 WIB

Dear Bu Risma, Panti Pijat di Surabaya Tetap Buka saat Wabah Corona

Dear Bu Risma, Panti Pijat di Surabaya Tetap Buka saat Wabah Corona

Jatim | Selasa, 14 April 2020 | 18:19 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Eks Ketua DPR Setya Novanto Dibebaskan karena Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Eks Ketua DPR Setya Novanto Dibebaskan karena Corona?

News | Selasa, 14 April 2020 | 18:19 WIB

Data PDP Virus Corona RI 14 April 10.482 Orang, ODP 139.137 Orang

Data PDP Virus Corona RI 14 April 10.482 Orang, ODP 139.137 Orang

News | Selasa, 14 April 2020 | 18:09 WIB

Bantah Terjangkit Corona, Ini Alasan Gubernur Papua Berobat ke Jakarta

Bantah Terjangkit Corona, Ini Alasan Gubernur Papua Berobat ke Jakarta

News | Selasa, 14 April 2020 | 18:07 WIB

Antisipasi Lonjakan Korban Jiwa Akibat Corona, Argentina Gali Ratusan Makam

Antisipasi Lonjakan Korban Jiwa Akibat Corona, Argentina Gali Ratusan Makam

News | Selasa, 14 April 2020 | 18:06 WIB

Lesi Kaki Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19 pada OTG!

Lesi Kaki Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19 pada OTG!

Health | Selasa, 14 April 2020 | 18:11 WIB

Terkini

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×