Komnas HAM Minta Panglima TNI dan Kapolri Tangani Konflik di Papua

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Rabu, 15 April 2020 | 17:17 WIB
Komnas HAM Minta Panglima TNI dan Kapolri Tangani Konflik di Papua
Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat melaksanakan penanaman 2020 jenis pohon di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Jalan Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (10/1/2020). (Suara.com/Arga).

Suara.com - Komnas HAM meminta Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Aziz turun tangan mengatasi konflik bersenjata di Papua antara Tim Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dalam beberapa hari terakhir pun, sudah berjatuhan korban jiwa termasuk aparat keamanan. Hingga warga sipil pun menjadi korban.

"Komnas HAM berpandangan untuk saat ini Panglima TNI dan Kapolri bisa dan mampu untuk menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan terjadinya peristiwa-peristiwa itu," kata Koordinator Sub-Kom Penegakan HAM, Amiruddin Al Rahab, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2020).

Menurut Amiruddin, perlunya dukungan langsung yang dilakukan oleh Idham dan Hadi mengatasi konflik kekerasan di Papua tersebut.

"Langkah pengusutan oleh TNI dan Polri secara hukum adalah langkah yang paling efektif. Kepercayaan dan dukungan perlu diberikan pada Kapolri dan Panglima TNI," ujar Amiruddin

Permintaan Komnas HAM meminta Idham dan Hadi turun langsung mengatasi konflik di Papuakarena telah terjadi penembakan terhadap dua warga sipil di Papua. Hingga tiga aparat kemanan juga menjadi korban.

Maka itu, Komnas HAM berharap Idham dan Hadi membentuk tim Gabungan dalam mengusut terjadinya salah tembakan kepada warga sipil.

"Diperlukan Tim Gabungan dari Mabes TNI dan Polri untuk mengungkapkan peristiwa penembakan yang mematikan itu. Mengapa TNI bisa salah mengidentifikasi objek sasaran operasi serta memproses secara hukum semua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penembakan," ucap dia.

"Seluruh proses harus dibuat terbuka ke publik dengan tujuan agar publik percaya, terutama publik di Papua kepada proses hukum yang dijalankan," tutup Amiruddin

baca juga

Untuk diketahui, dua warga sipil tewas tertembak saat mencari ikan di area Mile 34 atau area PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua, Senin (13/4/2020) kemarin. Kedua warga sipil yang diduga ditembak aparat keamanan itu adalah Roni Wnadik dan Eden Armando. Dalam pertemuan itu keluarga korban sempat tidak terima kalau dua orang keluarganya yang didor dianggap sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keluarga korban pun melakukan demo di halaman RSUD Mimika.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Paulus menuturkan bahwa aparat TNI dan Polri memang ditempatkan di objek-objek vital nasional untuk mengawasi kelompok-kelompok KKB. Namun ia tidak menampik apabila anggota kadang kesulitan membedakan mana kelompok warga sipil dengan kelompok KKB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Pemuda di Timika Tewas Ditembak Aparat saat Mancing di Area Freeport

2 Pemuda di Timika Tewas Ditembak Aparat saat Mancing di Area Freeport

News | Rabu, 15 April 2020 | 12:55 WIB

2 Warga Sipil Tewas Tertembak di Mimika, Pangdam Bentuk Tim Investigasi

2 Warga Sipil Tewas Tertembak di Mimika, Pangdam Bentuk Tim Investigasi

News | Selasa, 14 April 2020 | 20:41 WIB

Poin-Poin Untung Rugi PON Papua Tetap Sesuai Jadwal atau Ditunda ke 2021

Poin-Poin Untung Rugi PON Papua Tetap Sesuai Jadwal atau Ditunda ke 2021

Sport | Selasa, 14 April 2020 | 20:16 WIB

Didesak DPR Tunda PON Papua, Menpora: Rapat Kabinet yang Putuskan

Didesak DPR Tunda PON Papua, Menpora: Rapat Kabinet yang Putuskan

Sport | Selasa, 14 April 2020 | 19:33 WIB

Dua Warga Tewas Tertembak di Mimika, Kapolda Papua: Kami Sulit Bedakan KKB

Dua Warga Tewas Tertembak di Mimika, Kapolda Papua: Kami Sulit Bedakan KKB

News | Selasa, 14 April 2020 | 19:16 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×