Dua Warga Tewas Tertembak di Mimika, Kapolda Papua: Kami Sulit Bedakan KKB

Selasa, 14 April 2020 | 19:16 WIB
Dua Warga Tewas Tertembak di Mimika, Kapolda Papua: Kami Sulit Bedakan KKB
Kabinda Papua Brigjen TNI Abdu Haris Napoleon bersama Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (ANTARA/Evarianus Supar)

Suara.com - Dua warga sipil tewas tertembak saat mencari ikan di area Mile 34 atau area PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua, Senin (13/4/2020) kemarin. Kedua warga sipil yang diduga ditembak aparat keamanan itu adalah Roni Wnadik dan Eden Armando.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menemui keluarga korban di rumah sakit untuk mencari tahu masalah sesungguhnya.

Dalam pertemuan itu keluarga korban sempat tidak terima kalau dua orang keluargaya yang didor dianggap sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keluarga korban pun melakukan demo di halaman RSUD Mimika.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Paulus menuturkan bahwa aparat TNI dan Polri memang ditempatkan di objek-objek vital nasional untuk mengawasi kelompok-kelompok KKB. Namun ia tidak menampik apabila anggota kadang kesulitan membedakan mana kelompok warga sipil dengan kelompok KKB.

“Terkadang kami sulit juga untuk bisa membedakan mana kelompok-kelompok yang berseberangan dengan kita yang senantiasa mengganggu masyarakat biasa,” kata Irjen Pol Paulus di RSUD Mimika, Papua, Selasa (14/4/2020).

Selain itu Irjen Pol Paulus juga menyatakan kehadirannya juga yakni untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan akan mengawal hingga prosesi pemakaman.

Keluarga korban penembakan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, Selasa (14/4/2020) (ANTARA/Evarianus Supar)
Keluarga korban penembakan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, Selasa (14/4/2020) (ANTARA/Evarianus Supar)

Ia menyebut perbincangan lebih lanjut dengan keluarga korban bisa dilakukan seusai pemakaman selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Mayjen TNI Herman Asaribab juga turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihaknya akan membentuk tim investigasi guna mengetahui anggota yang melakukan penembakan kepada warga sipil tersebut.

“Nanti kita ada petugas yang ditunjuk melaksanakan investigasi sehingga bisa kita mengetahui dan ada pun proses-proses hukum yang berjalan,” tutur Mayjen TNI Herman.

Baca Juga: Duar! Aksi Penembakan Meletus di Perusahaan Bir Amerika, 6 Orang Tewas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI