Pariwisata Loyo Terdampak Covid, Kemenparekraf Siap Realokasi Anggaran

Chandra Iswinarno | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 13:38 WIB
Pariwisata Loyo Terdampak Covid, Kemenparekraf Siap Realokasi Anggaran
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memberikan keterangan pers kepada wartawan di gedung KPK Jakarta, Kamis (9/1). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pada jajarannya untuk menyiapkan langkah mitigasi di sektor pariwisata yang tengah loyo akibat pandemi Covid-19 di Tanah Air. Salah satunya adalah membuat program perlindungan sosial bagi pekerja yang bergerak di sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, pihaknya akan membuat program yang bersifat padat karya. Meski demikian, dia belum membeberkan secara rinci soal program padat karya yang akan diberikan.

"Jadi realokasi Kemenpar, yang kami lakukan juga kami akan lakukan berbagai program yang sifatnya padat karya. ini nanti kami akan eksplore lebih lebih lanjut bersama kementerian-kementerian terkait untuk dapat melakukan hal ini," kata Wishnutama dalam keterangan yang disiarkan secara streaming, Kamis (16/4/2020).

Wishnutama juga memberi usul pada Jokowi agar beberapa kementerian terkait membuat kebijakan yang membatu perusahan atau usaha yang bergerak di sektor pariwisata. Dengan syarat, membayar gaji para pekerja yang dirumahkan, memberi usul agar perusahan memberi uang Tunjangan Hari Raya (THR) hingga tidak menerapkan kebijakan PHK.

"Juga kami mengusulkan dan bapak Presiden meminta kami dan kementerian terkait mengkaji berbagai macam kebijakan untuk membantu perusahaan atau usaha yang dengan syarat-syarat," sambungnya.

"Misalnya, membayar gaji saat dirumahkan atau membayar gaji pegawai yang bekerja, tidak lakukan PHK, tetap memberikan THR, ada kebijakan-kebijakan tertentu untuk bantu perusahaan atau usaha di sektor parekraf agar bisa melakukan hal-hal tersebut," jelasnya.

Wishnutama menambahkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian sebagai upaya agar perusahaan tetap memberi gaji dan THR pada karyawannya. Koordinasi tersebut dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, hingga Otoritas Jasa Keuangan.

"Ini juga sedang kami kooordinasikan dengan Kemenaker, Kemenkeu, Kemendagri, OJK dan sebagainya sehingga ada nafas untuk perusahaan menggaji karyawan atau memberikan THR," tutup Wishnutama.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, dunia pariwisata yang meliputi hotel, restoran, hingga kerajinan tangan terkena dampak dari Covid-19. Dia meminta agar ada program perlindungan bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata.

"Oleh sebab itu langkah-langkah mitigasi perlu secepat cepatnya dilakukan yang pertama program perlindungan sosial bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata ini betul-betul harus dipastikan ada dan sampai pada sasaran," kata Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan secara streaming, Kamis (16/4/2020).

Sejurus dengan hal tersebut, Jokowi juga meminta agar ada realokasi anggaran bagi para pekerja di sektor pariwisata. Dia mengusulkan agar ada program padat karya bagi para pekerja.

Kepala Negara juga meminta agar pelaku usaha di sektor pariwisata mendapat stimulus ekonomi. Hal tersebut dilakukan agar para pekerja bisa bertahan dalam situasi pandemi dan tidak terkena PHK secara massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Yakin Industri Pariwisata Bangkit di 2021

Presiden Jokowi Yakin Industri Pariwisata Bangkit di 2021

Bisnis | Kamis, 16 April 2020 | 13:32 WIB

Perlu Mitigasi Sektor Pariwisata Saat Covid-19, Jokowi Sebut Padat Karya

Perlu Mitigasi Sektor Pariwisata Saat Covid-19, Jokowi Sebut Padat Karya

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:29 WIB

Yakin Corona Cepat Selesai, Jokowi Pede Tahun Depan Pariwisata akan Booming

Yakin Corona Cepat Selesai, Jokowi Pede Tahun Depan Pariwisata akan Booming

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:19 WIB

Jokowi Optimis Sektor Wisata RI akan Bangkit Perkasa Usai Pandemi Corona

Jokowi Optimis Sektor Wisata RI akan Bangkit Perkasa Usai Pandemi Corona

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:06 WIB

Pendapatan Turun Gegara Pandemi Corona, Hotel Ini Jual Makanan Pesan Antar

Pendapatan Turun Gegara Pandemi Corona, Hotel Ini Jual Makanan Pesan Antar

Lifestyle | Kamis, 16 April 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB