Suhendra Jamin Impor Rapid Test Tanpa DP

Dythia Novianty

Minggu, 19 April 2020 | 05:56 WIB
Suhendra Jamin Impor Rapid Test Tanpa DP
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Tokoh intelijen dan pengusaha Suhendra Hadikuntono siap menjaminkan diri agar impor alat tes cepat Covid-19 atau rapid test kit tanpa down payment (DP) atau uang muka.

"Saya menjaminkan nama baik saya untuk impor Covid-19 rapid test kit dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Iran, tanpa uang muka dan agar dapat fasilitas khusus lainnya," kata Suhendra dalam keterangan tertulisnya dilansir Antara, Minggu (19/4/2020).

Suhendra mengaku, akan memanfaatkan hubungan baiknya dengan pejabat-pejabat tinggi dan pengusaha-pengusaha besar di RRT dan Iran, untuk melakukan ekstra lobi agar pihak-pihak di Indonesia bisa melakukan pembelian Covid-19 rapid test kit dari kedua negara itu dalam jumlah besar tanpa uang muka, serta mendapat fasilitas khusus lainnya.

"Jaminannya adalah good will dan nama baik saya di kalangan pejabat dan pengusaha China dan Iran," jelasnya.

Selain pengusaha, Suhendra juga dikenal memiliki jaringan luas di berbagai kalangan, baik dalam maupun luar negeri, salah satunya Thailand yang memintanya menjadi juru damai konflik di Thailand Selatan.

Ia juga pernah menjadi Ketua Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Indonesia-Vietnam yang membebaskan 150 warga Vietnam yang sempat ditahan di Pulau Anambas gara-gara diduga melanggar perairan Indonesia. Dengan pembebasan itu, Indonesia terhindar dari pengadilan Mahkamah Internasional.

Oleh sebab itu, Suhendra membuka diri bagi pihak-pihak yang hendak melakukan impor Covid-19 rapid test kit, terutama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi-instansi lain, baik pemerintah maupun swasta.

"Silakah hubungi saya. Saya stand by 24 jam di kantor. Begitu ada permintaan masuk, saya akan langsung menghubungi mitra-mitra di China dan Iran," katanya menegaskan.

Ia lantas menyebutkan nomor telepon selulernya yang bisa dihubungi 24 jam nonsetop, yakni 0821-2232-7350.

baca juga

Dengan adanya impor Covid-19 rapid test kit dalam jumlah besar, dia berharap harga alat tes cepat corona tersebut di pasaran dalam negeri akan turun.

Jadi, kata dia, harga rapid test kit menjadi terjangkau bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, atau tidak seperti saat ini yang harganya sekitar Rp 500 ribu per buah.

"Saatnya kita berjuang bersama, bahu-membahu demi bangsa dan negara kita," katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, pemerintah bisa menstimulan kesadaran masyarakat sehingga dapat melakukan tes mandiri untuk mengetahui apakah dirinya terpapar virus corona atau tidak.

"Dengan begitu, jatuhnya korban virus corona dapat diantisipasi sejak dini dan diminimalisasi," katanya menandaskan.

Sejauh ini, Indonesia mengimpor Covid-19 rapid test kit dari RRT. Namun, Iran kini dikabarkan juga sedang menggenjot produksi alat tersebut dengan kualitas yang sama baiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Pemprov DKI : 206 Pasien Sembuh di DKI

Alhamdulillah, Pemprov DKI : 206 Pasien Sembuh di DKI

News | Minggu, 19 April 2020 | 05:26 WIB

Keren! Rumah Sakit Ini Sediakan Layanan Rapid Test Secara Drive Thru

Keren! Rumah Sakit Ini Sediakan Layanan Rapid Test Secara Drive Thru

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 14:15 WIB

Timwas  DPR Minta Gugus Tugas Covid-19 Perbanyak Rapid Test

Timwas DPR Minta Gugus Tugas Covid-19 Perbanyak Rapid Test

DPR | Jum'at, 17 April 2020 | 09:44 WIB

Tak Percaya Rapid Test, Anies Akan Tambah 4.000 Kapasitas PCR Corona

Tak Percaya Rapid Test, Anies Akan Tambah 4.000 Kapasitas PCR Corona

News | Kamis, 16 April 2020 | 20:59 WIB

Pemerintah Dapat Bantuan 8.000 Tes PCR Gratis

Pemerintah Dapat Bantuan 8.000 Tes PCR Gratis

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:47 WIB

Komisi IX Desak Pemerintah Lakukan Rapid Test Massal Lebih Masif

Komisi IX Desak Pemerintah Lakukan Rapid Test Massal Lebih Masif

DPR | Kamis, 16 April 2020 | 14:15 WIB

Terkini

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 20:02 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni

Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni

Jogja | Selasa, 08 September 2026 | 19:55 WIB

7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?

7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 19:55 WIB

Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir

Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 19:53 WIB

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:51 WIB

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:47 WIB

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:46 WIB

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

×