Ada Bansos Corona Salah Sasaran, Komnas HAM: Mekanismenya Harus Diperbaiki

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 21 April 2020 | 17:58 WIB
Ada Bansos Corona Salah Sasaran, Komnas HAM: Mekanismenya Harus Diperbaiki
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam. (Suara.com/M. Yasir).

Suara.com - Masing-masing pemerintah daerah telah menerapkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19. Meski sudah berjalan dengan baik, namun Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengemukakan masih ada bansos yang tidak tepat sasaran.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, temuan itu berdasarkan hasil evaluasi Komnas HAM RI untuk tata kelola penanggulangan Covid-19 di tingkat nasional.

"Beberapa pemda baik yang berstatus PSBB maupun belum, telah mempersiapkan dan menerapkan skema bantuan sosial yang semakin hari semakin baik dan semakin luas," kata Choirul melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2020).

"Hal ini termasuk skema bantuan untuk warga non-penduduk, yang juga diakomodasi seperti di DKI Jakarta dan Jawa Barat," katanya.

Meski sudah tampak berjalan dengan baik, namun Komnas HAM menemukan masih ada bansos yang diberikan kepada target di luar sasaran. Lalu, ada juga informasi yang menyebutkan adanya pemotongan besaran nilai bansos tersebut.

"Untuk itu, mekanismenya harus diperbaiki terus menerus dan transparan, agar warga yang berhak mendapatkan bantuan secara utuh," katanya.

Penyaluran bansos yang salah sasaran itu pernah diungkap Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan satu RW di Kelapa Gading Jakarta Utara dikirim paket bantuan itu. Padahal, warga daerah itu tergolong kalangan mampu.

Bahkan, kata Gilbert, rata-rata rumah di daerah senilai Rp 7 miliar. Akhirnya, warga memilih untuk menolak dan mengembalikan bantuan itu.

baca juga

"Kita merasa pemberian bansos belum tepat sasaran karena kejadian di Kelapa Gading membuktikan hal tersebut. Satu RW menolak, karena merasa mampu, kabarnya rumah termurah disitu Rp 7 M," ujar Gilbert saat dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Padahal, Gubernur Anies sendiri sudah menyatakan penerima bansos hanyalah kalangan miskin dan rentan miskin. Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Salah Sasaran, PDIP Sebut Data Penerima Bansos Pemprov Bermasalah

Kerap Salah Sasaran, PDIP Sebut Data Penerima Bansos Pemprov Bermasalah

News | Selasa, 21 April 2020 | 06:25 WIB

Bansos Corona DKI Banyak Salah Sasaran, Golkar: Masih pakai Data Lama

Bansos Corona DKI Banyak Salah Sasaran, Golkar: Masih pakai Data Lama

News | Senin, 20 April 2020 | 14:26 WIB

Ketua RT Diduga Sunat Dana Bansos Corona, Warga Depok: Pidanakan Jika Ada!

Ketua RT Diduga Sunat Dana Bansos Corona, Warga Depok: Pidanakan Jika Ada!

Jabar | Senin, 20 April 2020 | 12:00 WIB

Diduga Potong Dana Bansos Corona, Begini Penjelasan Ketua RT di Depok

Diduga Potong Dana Bansos Corona, Begini Penjelasan Ketua RT di Depok

Jabar | Senin, 20 April 2020 | 11:34 WIB

Dear KPK, Bansos Corona untuk Orang Miskin Depok Dikorupsi

Dear KPK, Bansos Corona untuk Orang Miskin Depok Dikorupsi

Jabar | Senin, 20 April 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:15 WIB

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×