Cerita Tunanetra Kelaparan saat Corona, Pinjam Beras Tetangga untuk Makan

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 21 April 2020 | 18:18 WIB
Cerita Tunanetra Kelaparan saat Corona, Pinjam Beras Tetangga untuk Makan
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Kehidupan penyandang disabilitas tunanetra ikut terkena imbas akibat pandemi Corona (Covid-19). Bahkan, sebagian dari mereka mengalami kelaparan karena kehilangan pendapatan.

Kisah tragis itu disampaikan Wakil Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) DKI Jakarta Ajat Sudrajat saat berbincang dengan Suara.com melalui sambungan telepon pada Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, ada salah satu rekannya sesama penyandang disabilitas Tunanetra terpaksa meminjam beras ke tetangga lantaran kelaparan karena tak kehilangan mata pencaharian akibat Corona. 

"Nah kemarin malah kejadian di Cimanggis ada yang sampai pinjam beras sama tetangganya buat masak. Di daerah Cimanggis Depok," kata Ajat.

Meski Ajat sendiri dalam keadaan susah karena tak punya penghasilan akibat virus Corona, ia dan teman-teman disabilitas Tunanetra yang lain kemudian mendatangi rekannya yang kelaparan sampai harus meminjam beras ke tetangga.

"Akhirnya kami ada temen yang berlebih punya beras akhirnya kami bawa kesana supaya dia bisa menyambung makan. Kalau minjem bisa mulangin berasnya," ungkapnya.

Ia menambahkan, memang saat ini teman-teman Tunanetra kebingungan untuk mencari pendapatan.

Menurutnya, tidak ada pekerjaan lain yang bisa dikerjakan selain menjadi terapis pijat, penjual krupuk hingga pengamen.

"Sampai sekarang belum ada kerjaan lain kami juga bingung (cari pendapatan). Pekerjaan Tunanetra kan paling apasih," kata dia.

"Dan sekarang apa namanya pijat gak laku tukang kerupuk juga susah mau jualan. Apalagi mengamen juga diusir akhirnya mereka ya nganggur gitu aja," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Wafat, Ini Wawancara Yuli Warga yang Kelaparan 2 Hari Tak Makan

Sebelum Wafat, Ini Wawancara Yuli Warga yang Kelaparan 2 Hari Tak Makan

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 18:08 WIB

Semangat Para Kartini Tetap Bekerja Ditengah Wabah Corona

Semangat Para Kartini Tetap Bekerja Ditengah Wabah Corona

Foto | Selasa, 21 April 2020 | 18:05 WIB

Cerita Muadzin Muda Lanjutkan Tradisi 5 Abad di Tengah Pandemi Corona

Cerita Muadzin Muda Lanjutkan Tradisi 5 Abad di Tengah Pandemi Corona

News | Selasa, 21 April 2020 | 18:00 WIB

Jokowi Larang Mudik, Terminal Kampung Rambutan Tunggu Aturan Berlaku

Jokowi Larang Mudik, Terminal Kampung Rambutan Tunggu Aturan Berlaku

News | Selasa, 21 April 2020 | 17:44 WIB

Bikin Pelanggan Takut, Terapis Tunanetra Menjerit Kesusahan karena Corona

Bikin Pelanggan Takut, Terapis Tunanetra Menjerit Kesusahan karena Corona

News | Selasa, 21 April 2020 | 16:49 WIB

Curhat Tunanetra saat Corona: Tak Laku Jual Kerupuk hingga Diusir Mengamen

Curhat Tunanetra saat Corona: Tak Laku Jual Kerupuk hingga Diusir Mengamen

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:27 WIB

Corona Bikin Usahanya Tutup, Tukang Pijat Tunanetra Bingung Cari Makan

Corona Bikin Usahanya Tutup, Tukang Pijat Tunanetra Bingung Cari Makan

News | Selasa, 21 April 2020 | 13:36 WIB

Terlupakan saat Corona, Tak Ada Program Pemerintah Menyentuh Kaum Tunanetra

Terlupakan saat Corona, Tak Ada Program Pemerintah Menyentuh Kaum Tunanetra

News | Selasa, 21 April 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB