Kewalahan Dihantam Pandemi, Ratusan Mayat Covid-19 di Guayaquil Terlantar

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 13:37 WIB
Kewalahan Dihantam Pandemi, Ratusan Mayat Covid-19 di Guayaquil Terlantar
Seorang warga Kota Guayaquil mengenakan alat pelindung guna masuk ke kamar mayat untuk mengidentifikasi korban Covid-19. (AFP)

Suara.com - Hantaman wabah Covid-19 membuat layanan kesehatan di Kota Guayaquil, Ekuador kelimpungan. Alhasil, ratusan mayat dilaporkan terlantar tak terkubur hingga dibiarkan tergeletak di jalanan.

Melansir dari BBC, Rabu (21/2/2020), Guayaquil merupakan satu diantara kota di Amerikan Latin yang terkena hantaman pandemi paling parah. 

Menurut Jorge Wated, pejabat setempat yang bertugas mengumpulkan mayat-mayat di Guayaquil, menyebut dalam dua minggu pertama April, setidaknya ada 6.000 kasus kematian akibat virus corona yang berhasil di data.

Sedangkan hingga 1 April lalu, tercatat 60 orag meninggal dari total 1.937 kasus positif yang tersebar di Provinis Guaya, tempat Guayaquil berada.

Lonjakan angka kematian di Guayaquil membuat kurangnya fasilitas terkait Covid-19 seperti peti mati. Hal ini kemudian membuat para warga terpaksa membuat peti yang terbuat dari kardus.

Pembangunan area pemakaman baru di kompleks pekuburan Angel Maria Canales,Guayaquil. (EAP)
Pembangunan area pemakaman baru di kompleks pekuburan Angel Maria Canales,Guayaquil. (EAP)

Mulai berbenah, pembangungan area pemakaman baru pun terlihat dilakukan di kompleks pekuburan Angel Maria Canales, Kota Guayaquil. Area baru pemakaman baru ini dibangun dengan gaya bertingkat.

Sementara, salah satu rumah sakit di Guayaquil, rumah sakit Los Ceibos juga mengusahakan penambahan fasilitas kesehatan dengan memperluas bangsal darurat dari tenda yang dikhususkan bagi pasien Covid-19.

Bangsal darurat di Rumah Sakit Los Ceibos. (AFP)
Bangsal darurat di Rumah Sakit Los Ceibos. (AFP)

Banyaknya jumlah infeksi virus corona membuat para warga kota ini berbondong-bondong bertandang ke apotek. Antrean mengular di depan apotek pun tak terhindarkan.

Sebanyak 421 orang di Ekuador meninggal akibat Covid-19, sementara jumlah kasus positif telah menyentuh angka 8.450 jiwa.

Antrean mengular di depan salah satu apotek Kota Guayaquil. (AFP)
Antrean mengular di depan salah satu apotek Kota Guayaquil. (AFP)

Namun, jumlah total ini cukup diragukan mengingat tingkat pengujian Covid-19 di Ekuador yang dilakukan relatif rendah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona RI Selasa: Ada 95 Pasien Sembuh, Meninggal 26 Orang

Update Corona RI Selasa: Ada 95 Pasien Sembuh, Meninggal 26 Orang

News | Selasa, 21 April 2020 | 16:22 WIB

Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Jaber: Saya Orang Madinah Tidak Mudik

Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Jaber: Saya Orang Madinah Tidak Mudik

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:41 WIB

Tambah 9 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Korea Selatan Sentuh Angka 10.683

Tambah 9 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Korea Selatan Sentuh Angka 10.683

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:44 WIB

Terkini

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB