Mobil WHO Bawa Sampel Pasien Corona Diserang, Sopir Tewas

Bangun Santoso

Rabu, 22 April 2020 | 15:27 WIB
Mobil WHO Bawa Sampel Pasien Corona Diserang, Sopir Tewas
Anggota Palang Merah Myanmar membawa jenazah seorang pengemudi di Sittwe, Negara Bagian Rakhine yang terbunuh saat mengangkut sejumlah sampel pasien untuk uji virus corona, 21 April 2020. (Foto: AFP / via VOA)

Suara.com - Sebuah mobil Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengangkut sejumlah sampel pasien untuk uji virus corona diserang di bagian barat Rakhine, Myanmar, dan menewaskan supirnya.

Dilansir dari VOA, PBB yang melaporkan kejadian itu tidak mengungkapkan siapa yang melakukan serangan di kawasan tersebut, di mana bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak Tentara Arakan sering terjadi. Kedua pihak membantah mendalangi insiden tersebut, dan bahkan saling tuduh.

Meski ada seruan global untuk melakukan gencatan senjata di tengah wabah virus corona, bentrokan kekerasan masih sering terjadi, dan bahkan semakin intensif belakangan ini. Myanmar sejauh ini memiliki 119 kasus virus tersebut yang telah dikukuhkan dengan lima meninggal dunia.

Ketika ditanya mengenai insiden tersebut, Mayor Jenderal Tun Tun Nyi, juru bicara militer Myanmar membantah keras pihaknya terlibat. “Mengapa militer menembak mobil itu. Mereka kan bekerja untuk kami, untuk negara kami. Kami bertanggung jawab atas keselamatan mereka. Setiap orang yang mempunyai otak tahu itu. Kalau Anda warga negara Myanmar Anda seharusnya tidak menanyakan itu,” katanya.

Seorang pekerja kesehatan lain terluka dalam serangan itu dan saat ini dirawat di rumah sakit.

Tentara Arakan, dan dua kelompok etnik bersenjata lainnya, menyatakan gencatan senjata selama bulan April dengan alasan wabah virus corona. Militer menolak usulan itu, dan seorang juru bicaranya mengatakan gencatan-gencatan senjata yang dideklarasikan pemerintah sebelumnya telah dilanggar kelompok-kelompok pemberontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

News | Rabu, 22 April 2020 | 13:01 WIB

Video Pria Diseret Petugas dengan APD, Diduga Corona dan Takut Dikucilkan

Video Pria Diseret Petugas dengan APD, Diduga Corona dan Takut Dikucilkan

News | Rabu, 22 April 2020 | 09:02 WIB

WHO Tegaskan Virus Corona Berasal dari Hewan, Bukan Laboratorium

WHO Tegaskan Virus Corona Berasal dari Hewan, Bukan Laboratorium

Health | Rabu, 22 April 2020 | 07:44 WIB

WHO Ingatkan Dampak Terburuk Covid-19 Belum Muncul

WHO Ingatkan Dampak Terburuk Covid-19 Belum Muncul

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 06:30 WIB

Angkut Alat Swab, Mobil WHO Diberondong Peluru

Angkut Alat Swab, Mobil WHO Diberondong Peluru

News | Selasa, 21 April 2020 | 23:09 WIB

WHO: Virus Corona dari Hewan, Tak Ada Manipulasi Laboratorium

WHO: Virus Corona dari Hewan, Tak Ada Manipulasi Laboratorium

News | Selasa, 21 April 2020 | 18:39 WIB

Ironi, Indonesia Jadi Dewan HAM PBB Tapi Hukuman Mati Naik Dua Kali Lipat

Ironi, Indonesia Jadi Dewan HAM PBB Tapi Hukuman Mati Naik Dua Kali Lipat

News | Selasa, 21 April 2020 | 18:13 WIB

Terkini

Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030

Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:02 WIB

5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara

5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026

Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!

Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:58 WIB

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat

Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear

Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:48 WIB

×