Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 13:01 WIB
Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan
Musibah kelaparan melanda warga di Ethiopia, Afrika. [Shutterstock]

Suara.com - Dampak virus corona sekarang ini bukan hanya masalah kesehatan. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengemukakan dampak lain dari Covid-19.

Dilansir dari BBC News, PBB menyebutkan dunia akan terancam dilanda bencana kelaparan dengan skala besar akibat virus corona ini.

Menurut sebuah laporan World Food Programme (WFP) memperkirakan lonjakan akibat kelaparan bisa terjadi dari 135 juta menjadi 250 juta jiwa. Mereka tersebar di negara-negara yang tengah dilanda konflik, krisis ekonomi, dan perubahan iklim, sebut WFP.

Dalam pemaparan WFP yang tercantum dalam Laporan Krisis Makanan Dunia, menyebutkan beberapa negara seperti Yaman, Republik Demokratik Kongo, Afghanistan, Venezuela, Ethiopia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, Nigeria, dan Haiti.

Dalam laporan tahunana tersebut, di Sudan ada sebanyak 61 % penduduk mengalami dampak krisis makanan yang terjadi tahun lalu.

Di daerah wilayah Afrika Timur dan Asia selatan sudah mengalami kekurangan bahan makanan akibat kekeringan dan serangan serangga. Hal tersebut bahkan terjadi sebelum adanya pandemi virus corona ini terjadi.

Seorang anak Afrika menadah beras sebagai simbol kelaparan. [shutterstock]
Seorang anak Afrika menadah beras sebagai simbol kelaparan. [shutterstock]

Kepala World Food Programme (WFP), David Beasley menegaskan bahwa perlu adanya sebuah aksi yang cepat dan tepat untuk menghindari prediksi bencana tersebut.

"Kita dapat menghadapi sejumlah bencana kelaparan dalam skala besar dalam beberapa bulan mendatang. Kenyataannya, waktu tidak berpihak pada kita," buka David Beasley.

"Saya percaya bahwa dengan keahlian dan kemitraan kita, kita dapat mengumpulkan tim dan program yang diperlukan guna memastikan pandemi Covid-19 tidak menjadi bencana kemanusiaan dan krisis makanan," tambahnya.

Mulai April, akibat krisis pendanaan, WFP mengatakan sampai mengurangi bantuan ke sejumlah kawasan Yaman yang dikendalikan pemberontak Houthi.

Hal tersebut dikarenakan adanya pemberhentian sumbangan dari para penyumbang karena khawatir pengantaran bantuan akan dihalangi pemberontak Houthi.

Sebelum adanya pengurangan, setiap bulan WFP memberikan makanan kepada 12 juta warga Yaman, 80% di antara mereka berada di kawasan yang dikendalikan pasukan pemberontak Houthi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Pekerja Migran India Saat Covid-19, Tak Bisa Pulang dan Kelaparan

Jeritan Pekerja Migran India Saat Covid-19, Tak Bisa Pulang dan Kelaparan

News | Rabu, 22 April 2020 | 09:14 WIB

WHO Ingatkan Dampak Terburuk Covid-19 Belum Muncul

WHO Ingatkan Dampak Terburuk Covid-19 Belum Muncul

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 06:30 WIB

Dampak Corona, Panti Pijat Tutup dan Penyandang Tunanetra Dirumahkan

Dampak Corona, Panti Pijat Tutup dan Penyandang Tunanetra Dirumahkan

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:37 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB