Pengamanan Berlapis Cegah Corona di Warteg Ini Bikin Warganet Melongo

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 22 April 2020 | 19:19 WIB
Pengamanan Berlapis Cegah Corona di Warteg Ini Bikin Warganet Melongo
Pengamanan berlapis cegah corona di toko ini jadi sorotan (Instagram/makassar_iinfo)

Suara.com - Penyebaran virus corona yang semakin massif membuat para pelaku usaha yang bertahan di tengah badai corona harus memutar otak.

Berbagai bentuk upaya pencegahan dilakukan agar tak tertular virus corona seperti yang dilakukan pada warung sembako ini.

Sebuah warung sembako yang belum diketahui secara pasti lokasinya itu menerapkan pencegahan berlapis-lapis di warungnya.

Upaya yang dilakukan oleh pemilik warung bahkan membuat publik melongo karena terheran-heran.

Penampakan penncegahan berlapis itu diabadikan dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo.

Dalam video singkat itu tampak seorang pembeli yang hendak membeli sebungkus mi instan.

"Betapa sulitnya sewaktu corona menyerang, yang simpel jadi rumit," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/4/2020).

Saat pembeli membawa mi instan ke kasir dan hendak membayarnya, sang pemilik toko mengambil mi tersebut menggunakan alat penjepit kue.

Sang pemilik berusaha untuk menghindari kontak langsung dengan pembeli. Pemilik warung juga menggunakan saringan untuk menyerahkan barang belanjaan kepada pembeli.

baca juga

Tak sampai disitu, pembeli yang hendak memberikan uang harus meletakkannya dalam sebuah toples yang digantung.

Sang pemilik mengambil toples itu dengan cara menariknya menggunakan tali dan mengambil uang di dalam toples menggunakan penjepit kue.

Pengamanan berlapis cegah corona di toko ini jadi sorotan (Instagram/makassar_iinfo)
Pengamanan berlapis cegah corona di toko ini jadi sorotan (Instagram/makassar_iinfo)

Uang dari pembeli tersebut lantas dimasukkan ke dalam rice cooker yang panas. Setelah itu, pemilik warung langsung menyemprotkan cairan hand sanitizer ke tangannya.

Pencegahan virus corona secara berlapis-lapis ini menjadi sorotan publik. Banyak warganet salut dengan upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemilik toko.

Namun, tak sedikit pula warganet yang menilai aksi pemilik toko terlalu berlebihan. Sejak diunggah, video tersebut telah disaksikan lebih dari 239 ribu kali.

"Demi keamanan dan keselamatan di situasi pandemi memang harus serumit ini, mengalahkan rumitnya kisah aku dan dia," kata @pramegita.

"Tapi ini benar-benar bagis sih soalnya kan kita nggak tahu virus nempel apa nggak di barang tersebut. Ya cuma agak ribet," ujar @beauty_infinesse.

"Lebay, berlebihan," ucap @suji_wongso.

"Mending ribet daripada positif tertular," ungkap @ipengpalalangan_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB: 43 Persen Pasien Positif Corona Tanpa Gejala, Maka Mudik Dilarang

BNPB: 43 Persen Pasien Positif Corona Tanpa Gejala, Maka Mudik Dilarang

News | Rabu, 22 April 2020 | 19:14 WIB

Anies Akan Lebih 'Galak' di PSBB Periode ke Dua sampai 22 Mei

Anies Akan Lebih 'Galak' di PSBB Periode ke Dua sampai 22 Mei

News | Rabu, 22 April 2020 | 19:07 WIB

Warga Meninggal Berstatus PDP, Keluarga Disuruh Beli Peti Mati Sendiri

Warga Meninggal Berstatus PDP, Keluarga Disuruh Beli Peti Mati Sendiri

News | Rabu, 22 April 2020 | 18:58 WIB

Survei Kedai Kopi Sebut 93,8 Persen Masyarakat Khawatir Tertular Covid-19

Survei Kedai Kopi Sebut 93,8 Persen Masyarakat Khawatir Tertular Covid-19

News | Rabu, 22 April 2020 | 18:31 WIB

31 Santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Positif Corona Rapid Test

31 Santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Positif Corona Rapid Test

Jatim | Rabu, 22 April 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

4 Zodiak Paling Cocok dengan Cancer dalam Asmara, Pasangan Idaman yang Sulit Berpaling

4 Zodiak Paling Cocok dengan Cancer dalam Asmara, Pasangan Idaman yang Sulit Berpaling

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:05 WIB

Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk

Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk

News | Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB

Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak

Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak

Riau | Senin, 14 September 2026 | 13:02 WIB

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

×